PALEMBANG, MRS – Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang menyatakan komitmennya mendukung pelaksanaan Pelantikan Pengurus dan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Sumatera Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Komitmen tersebut disampaikan Cik Ujang saat menerima audiensi jajaran Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) IPNU dan PW IPPNU Sumatera Selatan di Ruang Tamu Wakil Gubernur Sumsel, Selasa (7/7/2026).
Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban sebagai ajang silaturahmi sekaligus membahas persiapan agenda pelantikan kepengurusan baru dan Rapimwil yang akan menjadi momentum konsolidasi organisasi pelajar Nahdlatul Ulama di Sumatera Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PW IPNU Sumsel, Riko, menyampaikan harapan agar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia juga secara langsung mengundang Wakil Gubernur Sumsel untuk menghadiri agenda pelantikan dan Rapimwil.
“Kami memohon dukungan serta kehadiran Bapak Wakil Gubernur pada agenda Pelantikan Pengurus dan Rapat Pimpinan Wilayah IPNU-IPPNU Sumsel yang, insyaallah, akan dilaksanakan pada Agustus 2026 mendatang,” ujar Riko.
Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menyambut positif rencana kegiatan tersebut. Menurutnya, organisasi kepemudaan dan kepelajaran seperti IPNU dan IPPNU memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berkualitas, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Acara ini tentu akan kita dukung. Silakan diagendakan dengan sebaik-baiknya, termasuk memastikan tempat pelaksanaannya. Apa yang bisa kami bantu akan kami bantu sesuai dengan program pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan,” kata Cik Ujang.
Ia berharap pelantikan dan Rapimwil tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kaderisasi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kalangan pelajar Nahdlatul Ulama.
Menurutnya, generasi muda merupakan aset penting pembangunan daerah sehingga perlu dibina agar memiliki integritas, kepemimpinan, serta kemampuan menghadapi tantangan masa depan.
“Semoga kegiatan ini menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda Nahdlatul Ulama agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Sumatera Selatan,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, lanjut Cik Ujang, terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi kepemudaan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang aktif, produktif, dan siap menjadi pemimpin di masa mendatang.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Ketua PW IPNU Sumsel Riko, Sekretaris PW IPNU Sumsel Cahya Putra, serta Ketua Bidang Kaderisasi PW IPNU Sumsel Zaidi Naufal.












