by

Akhir 2022 sampai 2023, Bupati Lahat Akan Kembali Gelontarkan Santunan Kematian

-Sumatera-41 views

LAHAT, MRS——Program santunan kematian untuk masyarakat Kabupaten Lahat diakhir tahun 2022 sampai dengan 2023 mendatang, akan kembali di Gelontarkan oleh Bupati Lahat Cik Ujang SH.

“Benar, setelah program ini sempat terhenti ditahun 2021 sampai dengan 2022, dikarenakan saat itu Indonesia sampai Provinsi Sumael, tak terkecuali Kabupaten Lahat turut di serang oleh virus Covid 19,” ungkap Bupati Lahat Cik Ujang SH.

Untuk itu, sambungnya, program atau santunan yang sempat terhenti ini akan kembali dilanjutkan alias di Gelontarkan lagi kepada masyarakat Kabupaten Lahat di akhir tahun 2022 sampai dengan 2023 mendatang.

Dijelaskannya, santunan untuk kematian tersebut merupakan bentuk perhatian Kepala Daerah kepada masyarakatnya yang tertimpa musibah.

“Harapan kita dengan kembali di gelontarkan Program santuan kematian ini, dapat meringankan beban bagi keluarga yang tertimpa musibah kematian, sehingga, dapat meringankan sedikit beban bagi mereka,” tegas Cik Ujang.

Maka dari itu dikatakan Bupati Lahat, santuan kematian ini agar segera direalisasikan, karena program tersebut sangat membantu masyarakat terutama yang tertimpa musibah meninggal dunia (MD).

“Insya Allah, kalau tidak ada ara melintang program ataupun santuan untuk kematian ini akan kita Gelontarkan pada akhir tahun 2022 sampai dengan 2023 mendatang,” janji Cik Ujang saat memberikan Pidato dihari Sumpah Pemuda.

Ditegaskan Ketua DPD Partai Demokrat Lahat ini, untuk santunan kematian atau meninggal yang berhak mendapatkannya ada 2 macam diantaranya, masyarakat yang meninggal dikarenakan sakit, dan meninggal disebabkan oleh kecelakaan.

“Untuk usianya sendiri dari korban dan umurnya tidak terhingga. Kalau ditahun 2020 – 2021 meninggal biasa atau sakit mendapatkan bantuan sebesar Rp.2.250.000′-, dan kalau keinginan kita ditahun 2022 – 2023 nanti dapat meningkat,” harapnya.

Sehingga, sambung Cik Ujang, peningkatan tersebut dari sebesar Rp.2.250.000′-, semoga bisa menjadi sebesar Rp.2.500.000′- Namun, semua itu baru kemungkinan, karena belum disepakati dan masih menggunakan data lama.

“Kalau meninggak dikarenakan kecelakaan akan diberikan santuan atau mendapatkan 2 kali lipat dari meninggal biasa. Akan tetapi, semua itu masih menunggu penggesahan atau hasil Tender dan MoU Pemkab dan pihak Asuransi,” imbuhnya.

Disampaikan Bupati Lahat Cik Ujang, untuk korban meninggal disebabkan tertimpa bencana alam tidak ditanggung alias mendapat santunan, termasuk warga korban bunuh diri.

“Saat ini kita telah melakukan Tender Lelang untuk dipihak ketigakan. Sebab, nantinya, pihak Asuransilah yang melakukan proses klaim santuan untuk kematian,” pungkas Politisi Partai Demokrat Lahat.

Sementara, Agus (41) warga kelurahan Talang Jawa Selatan kabupaten Lahat, sangat menyambut baik serta mengapresiasi Bupati Lahat Cik Ujang atas kemabali di Gelontarkan program santuan kematian tersebut.

“Jelas, masyarakat sangat terbantu sekali atas santuan yang diberikan oleh Pemkab Lahat, dan program itu sangat membantu sekali, terutama keluarga yang tertimpa musibah,” terang Agus.

Comment

News Feed