Andie Dinialdie Minta Pemda Ambil Langkah Darurat Sikapi Ambruknya Jembatan Muara Lawai

Sumsel699 Dilihat
banner 468x60

PALEMBANG, MRS – Ambruknya jembatan  Muara Lawai di Kecamatan Merapi Kabupaten Lahat, Minggu (29/6) malam, harus segera disikapi pemerintah daerah. Ketua DPRD Provinsi Sumsel Andie Dinialdie angkat bicara.

Kepada media ini, Senin (30/6), politisi dari Partai Golkar ini menuturkan, Jembatan Muara Lawai merupakan akses penghubung antara Kabupaten Lahat dan Kabupaten Empat Lawang ini sebagai urat nadi kegiatan ekonomi masyarakat kedua daerah.

banner 336x280

“Ini menjadi bukti bahwa infrastruktur vital di daerah kita memerlukan perhatian dan pengawasan yang lebih serius. Jembatan tersebut merupakan jalur penting bagi aktivitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah Lahat-Muara Enim,” tegas dia, Senin (30/6/2025).

Terhadap insiden itu, kata Andie, DPRD Sumsel mendorong Pemprov Sumsel dan instansi terkait untuk segera mengambil langkah cepat dan tepat, dalam menanggapi kejadian tersebut.

Kemudian, sambung dia, pemda dan instansi terkait  harus segera melakukan langkah penanganan darurat dan percepatan pembangunan kembali jembatan tersebut.

“Jangan sampai masyarakat terlalu lama menderita akibat terganggunya akses transportasi ini. Karena sebagai infrastruktur vital yang menghubungkan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi, perbaikan harus menjadi prioritas utama,” kata dia.

Tak hanya itu, sosok yang murah senyum ini  mengungkapkan, pihaknya mendorong agar Gubernur Sumsel menyusun regulasi khusus terkait penggunaan, pemeliharaan, dan pengawasan rutin terhadap infrastruktur strategis seperti jalan dan jembatan.

“Dengan regulasi seperti Peraturan Gubernur (Pergub), diharapkan semua pihak punya tanggung jawab yang jelas dan kejadian seperti di Muara Lawai bisa dicegah lebih dini dan tidak terulang di masa depan,” tandas dia.

Sebagai mana diketahui skibat robohnya jembatan di Desa Muara Lawai tersebut, mengakibatkan empat truk besar dengan muatan penuh terperangkap di badan jembatan bagian tengah yang roboh tersebut. Jembatan yang ambruk itu melibatkan empat truk angkutan batu bara dengan muatan 34-45 ton yang melintas beriringan di atas jembatan. (sgw)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *