PALEMBANG, MRS — Karier sepak bola Hugo Samir kembali menjadi sorotan. Pemain muda kelahiran 25 Juni 2005 itu memulai musim 2025/26 dengan tekad baru, meski awal perjalanan di musim ini belum berjalan mulus.
Harapan besar sempat disematkan kepada putra legenda Persebaya Surabaya, Jacksen F. Tiago, saat ia direkrut Persik Kediri dari Persis Solo U20 pada musim 2023/24. Saat itu, statusnya sebagai pemain Timnas Indonesia U20 membuat ekspektasi publik semakin tinggi.
Namun, musim perdana Hugo di kasta tertinggi sepak bola Indonesia tidak berjalan sesuai harapan. Sepanjang musim 2023/24, ia hanya sekali duduk di bangku cadangan dan sisanya tak masuk daftar susunan pemain. Kondisi itu menjadi ujian mental bagi pemain muda yang sebelumnya terbiasa mendapat menit bermain.
Situasi berubah pada musim 2024/25. Selama 34 pertandingan liga, Hugo hampir selalu masuk line up. Bahkan, 20 kali ia dipercaya sebagai starter. Kendati demikian, kontribusi gol yang diharapkan belum kunjung datang. Hugo menutup musim tanpa satu pun torehan gol, meski kontribusinya dalam membangun serangan kerap mendapat pujian.
Menatap musim baru, Hugo menegaskan target pribadinya. “Musim ini saya ingin lebih baik lagi. Tujuannya agar saya bisa dipanggil masuk Tim Indonesia,” ujarnya penuh semangat.
Meski semangat sudah membara, awal musim 2025/26 belum memberi sinyal positif. Pada laga pembuka BRI Super League 2025/26, Persik Kediri menahan imbang tuan rumah Bali United dengan skor 1-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (10/8/2025). Namun, nama Hugo tak masuk daftar pemain yang dibawa pelatih untuk pertandingan tersebut.
Kendati demikian, perjalanan kompetisi masih panjang. Dengan mental yang semakin matang, dukungan keluarga, serta kesempatan yang mungkin datang di tengah padatnya jadwal liga, peluang Hugo untuk bangkit tetap terbuka lebar. Apalagi, usianya yang baru menginjak 20 tahun memberi ruang waktu cukup panjang untuk berkembang dan kembali membuktikan diri, termasuk mengincar posisi di Timnas U23.



















