Aksi Damai Ribuan Mahasiswa di Palembang, Ketua DPRD Sumsel Turun Langsung ke Jalan

News, Politik, Sumsel811 Dilihat
banner 468x60

PALEMBANG, MRS (1 September 2025) – Aksi demonstrasi ribuan mahasiswa dan elemen masyarakat di depan Gedung DPRD Sumatera Selatan pada Senin (1/9) berlangsung tertib dan damai. Kondisi “zero conflict” ini menjadi sorotan nasional, terutama karena keberanian Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, yang turun langsung menemui massa aksi.

22635

banner 336x280

Langkah Andie Dinialdie dinilai istimewa, karena hingga saat ini, ia tercatat sebagai satu-satunya Ketua DPRD di Indonesia yang berani menemui langsung para demonstran. Politisi Partai Golkar tersebut bahkan berdiri di atas mobil komando massa, menyampaikan janjinya untuk menindaklanjuti seluruh tuntutan mahasiswa. Dalam momen penuh simbolisme, Andie bersumpah di atas Al-Quran sebagai bentuk komitmen.

Aksi yang dipimpin Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Sumatera Selatan ini berakhir sekitar pukul 15.50 WIB. Massa bubar dengan tertib setelah tuntutan mereka diterima oleh Andie bersama pimpinan DPRD lainnya dan perwakilan fraksi. Tak ada kericuhan terjadi, menunjukkan keberhasilan menjaga stabilitas wilayah.

Presiden Mahasiswa Unsri, Pasha Fazillah Afap, menyampaikan tuntutan utama, antara lain mendukung RUU Perampasan Aset, reformasi calon anggota DPR dan Polri, pencabutan surat KPI terkait larangan media, evaluasi program MBG, pembatalan kenaikan tunjangan DPR, pembebasan massa aksi yang ditahan polisi, serta penindakan aparat yang bersikap represif. Semua poin tersebut disepakati Andie untuk diteruskan ke pemerintah pusat.

Meski sempat ada upaya provokasi dengan diamankannya dua remaja, salah satunya membawa senjata tajam, situasi tetap terkendali berkat koordinasi aparat dan sikap tenang mahasiswa. Para korlap menyerukan agar massa tidak terprovokasi.

Pengamanan aksi melibatkan ribuan personel kepolisian dan TNI, dilengkapi kendaraan taktis, ambulans, hingga pemadam kebakaran. Keseluruhan aksi ini menjadi contoh nyata bahwa aspirasi rakyat bisa tersalurkan dengan damai, responsif, dan tetap menjaga “zero conflict”.

Langkah Andie Dinialdie kini banyak menuai apresiasi, karena keberaniannya turun langsung ke tengah massa dinilai menjadi teladan nasional: pemimpin rakyat seharusnya tidak bersembunyi, melainkan hadir di barisan terdepan untuk mendengar aspirasi masyarakat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *