Palembang, MRS – Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menunjukkan peranannya di panggung internasional dengan menjadi tuan rumah untuk The 24th Malaysia-Indonesia International Conference on Economics, Management, and Accounting (MIICEMA) dan The 9th Sriwijaya Economics, Accounting, and Business Conference (SEABC 2025). Acara bergengsi yang berlangsung secara hybrid pada 17–18 September 2025 di Hotel The Zuri dan Universitas Sriwijaya (Unsri) ini mengusung tema “Inclusive Development and Resilient Communities Through Regional Cooperation”.
Konferensi ini berhasil mengundang ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, peneliti, mahasiswa, hingga praktisi dan pembuat kebijakan, yang berasal dari Indonesia, Malaysia, dan negara-negara ASEAN lainnya.
Pemprov Sumsel Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Regional
Pembukaan acara dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Drs. H. Edward Candra, M.H, yang mewakili Gubernur Herman Deru. Dalam sambutannya, Edward Candra menekankan bahwa MIICEMA dan SEABC bukan hanya sekedar forum akademik, melainkan juga kesempatan strategis untuk mempererat hubungan Indonesia–Malaysia serta memperluas kerja sama regional antarnegara.
“MIICEMA dan SEABC adalah kesempatan emas untuk memperkuat kolaborasi regional. Kami bangga Sumsel menjadi tuan rumah acara ini dan siap mendukung langkah-langkah konkret menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Edward Candra dalam pidatonya.
Ekonomi Sumsel Jadi Sorotan Internasional
Selain sebagai ajang diskusi ilmiah, konferensi ini juga menjadi sarana bagi Sumsel untuk menunjukkan capaian positif dalam sektor ekonomi. Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Sumsel pada triwulan II 2025 tercatat mencapai 5,42% (yoy), melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.
Penerapan strategi 4K (ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif) turut membantu menjaga stabilitas inflasi, menjadikan Sumsel lebih atraktif sebagai tujuan investasi dan kerja sama internasional.
Agenda dan Subtema Konferensi
Sejumlah subtema menarik yang diangkat dalam konferensi ini mencakup berbagai isu strategis, antara lain:
-
Pembangunan inklusif dan ketahanan komunitas
-
Kerja sama ekonomi regional dan ekonomi halal
-
Keberlanjutan serta tata kelola pemerintahan
-
Teknologi digital, fintech, dan pemasaran digital
Selain sesi-sesi akademik, para peserta juga dapat menikmati kegiatan sosial, seperti gala dinner, tur Sungai Musi, dan publication clinic yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah.
Sumsel: Momentum Strategis untuk Pengembangan Ekonomi dan Kerja Sama Internasional
Kesuksesan penyelenggaraan MIICEMA dan SEABC 2025 semakin mengukuhkan posisi Sumatera Selatan sebagai tuan rumah konferensi internasional serta pusat pertumbuhan ekonomi kawasan. Forum ini tidak hanya memperkuat jejaring akademik, tetapi juga memperkokoh citra Sumsel sebagai daerah dengan stabilitas ekonomi, keamanan, dan peluang investasi yang menjanjikan.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, Sumsel siap melangkah lebih jauh dalam memanfaatkan momentum ini untuk mencapai kemajuan ekonomi yang inklusif, serta memperkuat peranannya dalam kerja sama regional dan global.


















