Operasi Pencarian SAR Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Resmi Ditutup – 67 Santri Tewas

banner 468x60

Sidoarjo, Jawa Timur – Setelah menjalani operasi pencarian selama sembilan hari, Badan SAR Nasional (Basarnas) secara resmi menutup operasi penyelamatan atas musibah runtuhnya gedung musala Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo. Dalam tragedi ini, 67 santri dinyatakan meninggal dunia, dan total 171 orang berhasil dievakuasi.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengungkapkan bahwa seluruh korban telah ditemukan dan tidak ada lagi indikasi keberadaan korban di bawah reruntuhan. Ia menyebutkan bahwa dari 171 evakuasi tersebut, termasuk 8 potongan tubuh (body part) yang ditemukan selama proses penyisiran.

banner 336x280

Penutupan operasi dilakukan melalui apel bersama seluruh unsur SAR di selasar gedung lama pesantren. Sebelum ditutup, tim SAR menjalankan penyisiran akhir di seluruh area reruntuhan untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal. Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menegaskan bahwa penyisiran terakhir difokuskan di area yang telah rata dengan tanah.

Setelah operasi ditutup, penanganan lanjut dialihkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Deputi Penanganan Darurat BNPB, Budi Irawan, menyatakan bahwa seluruh jenazah yang ditemukan berasal dari dalam kompleks pesantren.

Semua jenazah telah diserahkan ke tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Jawa Timur untuk proses identifikasi. Kepala Basarnas juga mengimbau agar keluarga korban dan media menunggu data resmi dari tim DVI agar tidak terjadi kesalahan dalam identifikasi.

Temuan terakhir terjadi pada malam sebelum operasi ditutup — pada Senin (6/10) sekitar pukul 21.03 WIB ditemukan potongan tubuh korban yang langsung dikirim ke tim DVI Polri. Lahan pondok pesantren kini telah dibersihkan dari tumpukan material besar, menyisakan reruntuhan beton, rangka besi, serta alat berat seperti ekskavator dan crane.

Dengan resmi ditutupnya operasi pencarian, Basarnas menyerahkan seluruh tanggung jawab selanjutnya kepada BNPB dan pihak berwenang terkait.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *