Jakarta, 2 November 2025 — Kinerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menuai respons positif dari masyarakat Jawa Timur. Survei terbaru yang dilakukan Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) menunjukkan, mayoritas warga puas dengan keberlanjutan pasokan energi dan stabilitas tarif listrik.
Pasokan BBM dan LPG di wilayah Jawa Timur tercatat lancar, meski sempat ada gangguan logistik kecil di beberapa daerah. Tarif dasar listrik juga tetap stabil, tanpa kenaikan. Kondisi ini menjadi faktor utama meningkatnya kepuasan publik terhadap kinerja Menteri Bahlil.
“Kepuasan masyarakat biasanya ditentukan oleh ketersediaan pasokan dan harga yang stabil. Selama satu tahun terakhir, pasokan BBM dan LPG di Jawa Timur relatif lancar, dan tarif listrik tidak naik,” ujar Hendry Cahyono, pakar ekonomi dari Universitas Negeri Surabaya.
Selain menjaga pasokan dan tarif, Menteri Bahlil juga menekankan kebijakan kelembagaan, salah satunya melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 tentang kerja sama pengelolaan wilayah kerja migas bersama BUMD, koperasi, dan UMKM. Kebijakan ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan daerah.
Hasil survei ARCI menunjukkan 75,5 % responden puas dengan kinerja Bahlil dalam menjaga kemandirian energi. Secara keseluruhan, kepuasan publik terhadap kinerjanya mencapai 70,7 %, menempatkannya sebagai salah satu dari lima menteri dengan kinerja terbaik di Jawa Timur. Survei dilakukan pada 7–17 Oktober 2025 dengan 1.200 responden di 38 kabupaten/kota, margin error ±2,8 %.
Meski mendapat apresiasi, pemerintah tetap perlu memastikan pasokan energi tetap lancar dan tarif stabil ke depannya. Gangguan distribusi kecil seperti antrean BBM akibat penutupan jalan di beberapa daerah menjadi catatan penting agar sistem distribusi lebih kuat.



















