Herman Deru Dorong Bakohumas Sumsel Jadi Garda Informasi Publik di Era Digital

Daerah, News, Sumsel831 Dilihat
banner 468x60

PALEMBANG, MRS – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, menegaskan bahwa Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan arus informasi publik di tengah derasnya perkembangan teknologi. Pernyataan ini disampaikan saat pelantikan kepengurusan Bakohumas Provinsi Sumsel untuk periode 2025–2030 di Ballroom Grand Atyasa, Palembang, pada Senin (24/11/2025).

Dalam pidatonya, Gubernur Deru menyebut bahwa Bakohumas bukan sekadar struktur organisasi, tetapi “mesin utama” komunikasi publik yang harus memastikan pesan pemerintah tersampaikan dengan akurat dan seragam ke seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu, ia menginstruksikan agar seluruh pemerintah kabupaten/kota menyelesaikan pembentukan Bakohumas lokal paling lambat akhir tahun ini.

banner 336x280

Tantangan Informasi di Era Digital

Menurut Deru, tantangan yang dihadapi Bakohumas semakin kompleks karena ledakan informasi digital dan potensi penyebaran berita bohong (hoaks). Ia menyatakan bahwa kesalahan dalam penyampaian informasi sekecil apa pun bisa menimbulkan dampak besar bagi persepsi publik.

“Tugas Bakohumas tidak ringan. Mereka harus mampu mengontrol arus informasi dari berbagai instansi dan memastikan narasi pemerintah tersampaikan jelas, benar, dan tidak menimbulkan multitafsir,” tegasnya.

Literasi Digital & Adaptasi Teknologi

Gubernur juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), oleh aparatur humas. Dalam pandangannya, Bakohumas harus menjadi pelopor literasi digital, baik dalam lingkungan pemerintahan maupun di masyarakat luas. Ia mendorong penggunaan bahasa yang sederhana dan gaya komunikasi yang menarik agar pesan-pesan resmi lebih mudah dipahami dan diterima publik.

Platform “Sumsel Cek Fakta” dan Struktur Organisasi

Sebagai wujud konkret dari upaya tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumsel sekaligus Ketua Pelaksana Bakohumas, Rika Efianti, meluncurkan situs “Sumsel Cek Fakta” sebagai platform resmi untuk verifikasi informasi dan klarifikasi hoaks.

Dalam periode 2025–2030, kepengurusan Bakohumas Sumsel terdiri dari 72 anggota yang berasal dari berbagai instansi: OPD Provinsi, BUMN/BUMD, kabupaten/kota, serta perwakilan pranata humas. Rika menyatakan komitmennya untuk rutin mengadakan capacity building dan memperkuat tim cek fakta guna menjaga konsistensi narasi pemerintah.

Komitmen Transparansi & Profesionalisme

Sekretaris Daerah Sumsel, Dr. H. Edward Candra, yang juga menjabat Ketua Umum Bakohumas, menyatakan bahwa organisasi ini akan menjadi garda terdepan dalam komunikasi publik. Ia menegaskan bahwa mereka berupaya menjaga citra positif pemerintah melalui informasi yang objektif, profesional, dan transparan.

Dengan pelantikan kepengurusan Bakohumas dan peluncuran “Sumsel Cek Fakta”, Pemprov Sumsel di bawah kepemimpinan Herman Deru semakin memperkuat strategi komunikasi publik untuk menghadapi tantangan era digital — terutama dalam melawan misinformasi, menjaga kredibilitas pemerintah, dan menyampaikan informasi secara profesional dan terkoordinasi.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *