Sumsel Dorong Ketahanan Pangan: Herman Deru Resmikan Tanam Perdana Sawah Rakyat di Muba

Daerah, Nasional, News700 Dilihat
banner 468x60

MUBA — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengambil langkah serius untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui program cetak sawah dan tanam perdana sawah rakyat di Desa Lumpatan II, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Minggu (30/11/2025). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, Bupati Muba, serta unsur militer — menunjukkan komitmen bersama dari berbagai pihak.

Menurut Herman Deru, inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Sumsel untuk masuk sebagai salah satu provinsi penyangga pangan nasional terkemuka. Penanaman perdana ini diharapkan memperkuat suplai pangan serta memanfaatkan potensi lahan rawa dan lahan non-produktif demi swasembada berkelanjutan.

banner 336x280

Langkah tersebut bukan sekadar simbolik. Pemanfaatan teknologi modern — termasuk penggunaan drone pertanian untuk penebaran benih — diimplementasikan pada lahan sawah baru. Strategi ini diharapkan mempercepat produktivitas serta efisiensi penanaman.

Pemerintah menargetkan bahwa dari 6.100 hektare lahan yang dialokasikan dalam program cetak sawah di Muba, sebagian besar akan segera ditanami. Para petani digerakkan bersamaan dalam semangat koordinasi lintas sektor — dari pemerintah daerah, TNI, hingga masyarakat lokal — agar program menghasilkan output maksimal dan memberi manfaat nyata bagi ketahanan pangan.

Herman Deru juga menekankan bahwa perlu ada perlindungan hukum agar lahan pangan tetap terjaga keberadaannya. Pemerintah Provinsi disebut tengah menyiapkan regulasi agar lahan pangan tidak dialihfungsikan, sebagai bagian dari strategi jangka panjang menjaga ketahanan pangan.

Dengan penanaman perdana ini, Sumsel mengambil posisi aktif dalam program nasional Food Estate — dan berharap bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal swasembada pangan dan produktivitas pertanian modern.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *