BANYUASIN, MRS – Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumatera Selatan melakukan penanganan darurat terhadap amblesnya badan Jalan Lintas Timur (Jalintim) KM 13 Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, yang terjadi akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
Amblesnya jalan nasional tersebut menyebabkan sebagian badan jalan mengalami penurunan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan, BBPJN Sumsel langsung menurunkan tim ke lokasi guna melakukan penanganan sementara.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.5 Ruas Batas Kota Palembang–Betung, Tengku Zulhadi, mengatakan langkah darurat dilakukan dengan memasang sandbag di area yang tergerus serta menempatkan plat baja dan rampdoor pada titik ambles agar kendaraan tetap dapat melintas.
“Penanganan ini bersifat sementara agar lalu lintas tetap aman dan lancar. Perbaikan permanen akan dilakukan setelah kondisi memungkinkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kendaraan roda empat masih dapat melintas secara bergantian dengan pengaturan petugas di lapangan. Sementara itu, pengendara diminta mengurangi kecepatan dan mematuhi rambu peringatan yang telah dipasang di sekitar lokasi.
Menurutnya, Jalintim merupakan jalur strategis yang menghubungkan Palembang dengan wilayah Banyuasin dan sekitarnya, sehingga perbaikan cepat menjadi prioritas untuk mencegah kemacetan dan risiko kecelakaan lalu lintas.
BBPJN Sumsel juga terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat untuk pengamanan arus kendaraan sekaligus memantau perkembangan kondisi jalan hingga perbaikan permanen dapat dilaksanakan.


















