Tak Ingin Warga Berobat ke Luar Negeri, Gubernur Sumsel Gaspol Pemerataan Dokter Kandungan & Health Tourism

Daerah, Nasional, News, Sumsel522 Dilihat
banner 468x60

Palembang, MRS – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Sumsel dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya melalui pemerataan dokter spesialis kandungan (obsgin) hingga ke seluruh pelosok daerah. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi besar menyiapkan Sumsel sebagai destinasi health tourism unggulan di Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri pelantikan Pengurus Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Sumsel periode 2025–2028 di Palembang. Ia menyoroti masih adanya ketimpangan distribusi dokter kandungan antara wilayah perkotaan dan daerah terpencil, yang berdampak langsung pada layanan kesehatan ibu dan anak.

banner 336x280

Menurut Herman Deru, kondisi infrastruktur di Sumatera Selatan yang semakin membaik seharusnya menjadi peluang untuk mendistribusikan tenaga medis secara lebih merata. Ia menilai, tantangan utama saat ini bukan lagi soal akses jalan, melainkan keberanian dan komitmen pemerataan tenaga kesehatan.

“Wilayah Sumsel ini luas. Kalau dokter terkonsentrasi di kota, maka masyarakat di daerah akan tertinggal. Ini yang harus kita atasi bersama,” tegas Herman Deru.

Ia pun mendorong organisasi profesi, khususnya POGI, untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam memastikan layanan kesehatan ibu dan anak dapat diakses secara adil dan berkualitas di seluruh kabupaten/kota.

Tak hanya itu, Gubernur juga mengungkapkan visi besar Sumsel Health Tourism, sebuah konsep pengembangan layanan kesehatan berkualitas tinggi yang diharapkan mampu menarik pasien dari luar daerah, bahkan luar negeri. Dengan kualitas dokter yang kompeten serta fasilitas kesehatan yang terus ditingkatkan, Herman Deru optimistis masyarakat Sumsel tidak perlu lagi mencari layanan kesehatan ke luar negeri.

“Dokter kita tidak kalah. Fasilitas juga terus kita benahi. Tinggal bagaimana kita menyatukan visi agar Sumsel menjadi tujuan layanan kesehatan yang dipercaya,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sumsel mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme, solidaritas, dan nilai kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan, terutama bagi ibu dan anak yang menjadi kelompok prioritas.

Langkah pemerataan dokter kandungan dan penguatan konsep health tourism ini diharapkan menjadi lompatan besar layanan kesehatan Sumatera Selatan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan medis yang cepat, merata, dan berkualitas.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *