“Indonesia Merdeka Pangan!” Presiden Prabowo Puji Sumsel, Petani & Daerah Sumbang Keberhasilan Swasembada Pangan 2025

Daerah, Nasional, News, Sumsel748 Dilihat
banner 468x60

Karawang, Jawa Barat – Momentum Panen Raya Nasional 2026 menjadi saksi sejarah baru bagi ketahanan pangan Indonesia. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan capaian swasembada pangan nasional, sekaligus memberikan penghargaan khusus kepada Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) atas kontribusi besar dalam mewujudkan ketahanan pangan tersebut.

Acara yang digelar di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026) itu dihadiri oleh para petani, tokoh pertanian, pejabat negara, serta perwakilan daerah. Presiden Prabowo menegaskan bahwa petani Indonesia adalah pahlawan sejati bangsa, yang telah memastikan Indonesia tidak lagi bergantung pada impor pangan.

banner 336x280

“Tanpa jasa petani, kita tidak akan merdeka. Mereka yang memberi makan bangsa ini sejak dulu hingga kini,” tegas Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Sumsel Diganjar Penghargaan Tinggi Presiden

Provinsi Sumatera Selatan meraih penghargaan khusus dari Presiden RI sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam mendukung capaian swasembada pangan nasional. Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyatakan kebanggaannya sekaligus mengucapkan syukur atas penghargaan tersebut.

Menurut Herman Deru, penghargaan itu bukan hanya milik pemerintah daerah, melainkan juga buah kerja keras petani, penyuluh, buruh tani, kelompok tani, serta seluruh pemangku kepentingan sektor pertanian di Sumsel.

Dua kabupaten di Sumsel turut mendapatkan penghargaan langsung dari Presiden, yaitu:

  • Kabupaten Banyuasin, diapresiasi atas produktivitas dan konsistensi tinggi dalam produksi pangan;

  • Kabupaten OKU Timur, yang mencatatkan lonjakan produksi terbesar secara persentase.

Swasembada Pangan & Dampaknya ke Dunia

Pengumuman swasembada pangan bukan sekadar kata semata. Menurut pernyataan Presiden Prabowo dan sejumlah pejabat terkait, Indonesia telah resmi mencapai kemandirian pangan termasuk produksi padi nasional, yang juga berdampak positif terhadap pasar internasional.

Selain itu, pemerintah berencana memperkuat ketahanan pangan lebih jauh dengan langkah strategis seperti pembangunan kampung nelayan dan peningkatan produksi berbagai komoditas, salah satunya melalui program kampung nelayan Merah Putih (KNMP) yang ditargetkan hadir di lebih dari seribu desa tahun ini.

Peran Daerah & Sinergi Nasional

Panen Raya Nasional 2026 juga menjadi momentum bagi seluruh daerah untuk menunjukkan dukungan terhadap program ketahanan pangan. Di Sumatera Selatan sendiri, berbagai upaya seperti panen jagung serentak, perluasan lahan tanam, serta dukungan aparat di lapangan menjadikan provinsi ini sebagai salah satu penggerak utama produksi pangan nasional.

Presiden Prabowo menutup sambutannya dengan pesan tegas bahwa kedaulatan pangan adalah kunci kedaulatan bangsa, dan pencapaian ini harus terus dipertahankan demi masa depan Indonesia yang mandiri, kuat, dan sejahtera.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *