Palembang, MRS — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tengah mematangkan persiapan launching program Sumsel Health and Tourism yang diproyeksikan menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi baru di daerah. Hal ini muncul dalam rapat koordinasi intens yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H. Edward Candra, Senin (26/1/2026), di Ruang Rapat Sekda Sumsel.
Rapat persiapan tersebut digelar guna memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan menjelang acara peluncuran yang dijadwalkan pada Jumat, 30 Januari 2026 di Griya Agung Palembang. Fokus utama adalah menyatukan persepsi, mematangkan kepanitiaan, serta mengatur koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan launching berjalan optimal.
Sinergi Kesehatan & Pariwisata untuk Ekonomi Daerah
Dalam pertemuan itu, Edward Candra menegaskan bahwa Sumsel Health and Tourism bukan sekadar acara seremonial, tetapi merupakan bagian dari strategi besar untuk menggerakkan roda ekonomi daerah melalui integrasi sektor kesehatan dan pariwisata. Jika dikelola dengan baik, ia menyebut program ini punya potensi besar membuka investasi baru, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong perputaran ekonomi luas di Sumsel.
“Program Sumsel Health and Tourism ini tidak hanya sebatas seremoni, tetapi menjadi langkah strategis untuk menggerakkan ekonomi daerah. Kita ingin sektor kesehatan dan pariwisata saling menopang dan memberi nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Sekda Edward Candra.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Trisnawarman memaparkan rencana kegiatan launching yang dirancang untuk menampilkan potensi layanan kesehatan unggulan di Sumsel sekaligus destinasi wisata menarik. Untuk itu, koordinasi sudah dilakukan dengan pelaku industri pariwisata, fasilitas layanan kesehatan, serta pihak swasta untuk memperkuat ekosistem health tourism di provinsi ini.
Dampak Luas ke Sektor Pendukung
Para pejabat yang hadir dalam rapat menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk perhotelan, transportasi, UMKM, dan ekonomi kreatif. Menurut mereka, health tourism yang berjalan optimal akan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi berbagai subsektor ekonomi — mulai dari jasa wisata kesehatan, penginapan, transportasi, hingga UMKM lokal.
Peluncuran Sumsel Health and Tourism diharapkan mampu memperkuat posisi Sumatera Selatan sebagai destinasi kompetitif nasional untuk layanan kesehatan dan pariwisata, menarik tak hanya wisatawan domestik tetapi juga turis mancanegara, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pemulihan dan pertumbuhan ekonomi daerah.



















