Jalintim KM 71 Banyuasin Akan ‘Tutup’ Malam Hari Mulai 30 Januari, Polisi: Siapkan Rute Alternatif!

Daerah, News, Sumsel1494 Dilihat
banner 468x60

BANYUASIN, MRS – Sejumlah ruas Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera di wilayah Kabupaten Banyuasin akan ditutup sementara pada malam hari mulai 30 Januari 2026, sebagai bagian dari tahapan krusial pemasangan girder jembatan untuk proyek Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 3.

Penutupan di titik KM 71 Jalintim Kecamatan Betung direncanakan berlangsung dalam dua fase, yakni 30 Januari–2 Februari 2026 dan kembali 11–14 Februari 2026, setiap hari pukul 00.00 WIB hingga 05.00 WIB.

banner 336x280

Antisipasi Demi Keselamatan

Kasat Lantas Polres Banyuasin AKP Suwandi menjelaskan bahwa penutupan dilakukan demi jaminan keselamatan masyarakat pengguna jalan dan para pekerja proyek, karena pemasangan girder melibatkan alat berat dan balok beton besar yang diangkat dengan crane. Area kerja harus steril dari kendaraan demi menghindari risiko kecelakaan.

“Proses pemasangan girder jembatan tol membutuhkan ruang kerja yang aman. Karena itu, kami mengambil langkah untuk menutup sementara Jalintim pada jam tertentu,” ujar Suwandi kepada wartawan.

Sistem Buka-Tutup & Personel Siaga

Selama periode penutupan, pihak kepolisian akan menerapkan sistem buka-tutup jalan di lokasi, serta menempatkan personel di titik-titik strategis guna mengatur arus lalu lintas dan membantu pengendara. Pengguna jalan diimbau mematuhi arahan petugas serta rambu sementara yang telah dipasang.

Saran untuk Pengguna Jalan

AKP Suwandi memberikan sejumlah imbauan penting bagi masyarakat, khususnya pengemudi angkutan barang dan kendaraan jarak jauh yang sering menggunakan rute Palembang–Betung–Jambi:
🔹 Atur jadwal perjalanan agar tidak terjebak saat penutupan.
🔹 Percepat keberangkatan sebelum pukul 00.00 WIB.
🔹 Gunakan jalur alternatif atau tunda perjalanan malam hari jika memungkinkan.

Dampak & Tujuan Proyek Tol

Penutupan Jalintim ini merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur tol strategis Palembang–Betung yang ditargetkan dapat mempercepat konektivitas antarwilayah di Sumatera Selatan, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di masa mendatang.

Pengendara juga diingatkan supaya tetap berhati-hati, menjaga kecepatan kendaraan, dan mengikuti petunjuk petugas saat melintasi jalur pengalihan. Informasi terbaru mengenai jadwal kerja lapangan dan perubahan rencana penutupan akan terus diinformasikan lebih lanjut oleh aparat setempat apabila terjadi perubahan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *