PALEMBANG, MRS – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sumatera Selatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra dengan menggelar serangkaian kegiatan sosial untuk masyarakat, termasuk pembagian 20 ribu paket sembako gratis dan bantuan lainnya bagi warga kurang mampu, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Sekretariat DPD Partai Gerindra Sumsel di Jalan Soekarno-Hatta, Palembang ini menjadi rangkaian perayaan ulang tahun partai yang mengusung tema “Gerindra Kompak, Bergerak, Berdampak”. Pelepasan simbolis paket sembako dilakukan oleh Ketua DPD Gerindra Sumsel, Hj. Kartika Sandra Desi, dihadiri pula jajaran pengurus, tokoh masyarakat, serta kader partai dari berbagai wilayah.
Dalam perayaan HUT, paket sembako yang diberikan tidak hanya ditujukan kepada warga marginal di perkotaan, tetapi juga dialokasikan untuk panti asuhan serta kelompok masyarakat rentan lainnya di wilayah Sumsel. Aksi nyata ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk dari Wali Kota Palembang Ratu Dewa yang memberikan apresiasi atas kepedulian sosial yang ditunjukkan Gerindra kepada masyarakat kecil.
Ratu Dewa menilai pembagian sembako dan bantuan lain mencerminkan komitmen organisasi politik untuk hadir langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan yang berdampak nyata, khususnya di saat kebutuhan pokok masih menjadi tantangan bagi banyak keluarga. Ia berharap momentum kegiatan sosial ini dapat terus diikuti oleh berbagai unsur masyarakat untuk membantu sesama.
Selain pembagian sembako, rangkaian HUT ke-18 Partai Gerindra juga mencakup kegiatan lain seperti santunan kepada anak yatim dan aksi kepedulian sosial yang digelar di sejumlah daerah lain di Indonesia, selaras dengan momentum ulang tahun partai yang secara nasional dirayakan di berbagai wilayah.
Partai Gerindra menegaskan bahwa kegiatan sosial ini bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi bentuk strategi partai dalam memperkuat hubungan dengan masyarakat, memperluas dampak program sosial, serta menunjukkan kerja nyata dalam membantu meringankan beban warga kurang mampu.


















