Salah Satu Dapur MBG ‘Tersandung’! SPPG Ilir Barat I Lorok – Pakjo Palembang Disanksi BGN, Operasional Dihentikan Sementara

Daerah, Nasional, News, Sumsel689 Dilihat
banner 468x60

PALEMBANG, MRS — Salah satu dapur penyedia Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Palembang, yaitu SPPG Ilir Barat I Lorok – Pakjo, resmi dihentikan operasionalnya sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN) setelah ditemukan sejumlah pelanggaran standar kelayakan higiene sanitasi.

Sanksi ini diberikan menyusul hasil inspeksi yang dilakukan tim BGN sebagai bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG di Sumatera Selatan. Langkah tegas tersebut diambil untuk menjaga jaminan keamanan pangan agar makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat aman dikonsumsi.

banner 336x280

Kepala BGN wilayah Sumsel menyatakan bahwa SPPG Ilir Barat I Lorok – Pakjo dinilai belum memenuhi sejumlah persyaratan sanitasi yang ditetapkan, sehingga harus diverifikasi ulang sebelum operasional kembali diperbolehkan.

“Penutupan sementara ini dilakukan demi keselamatan penerima manfaat. Setelah proses verifikasi dan perbaikan standar higiene terpenuhi, baru dapat diizinkan beroperasi kembali,” ujar pejabat BGN kepada wartawan.

Langkah ini menjadi bagian dari penegakan aturan program MBG di Sumsel yang kini sedang diperketat setelah terungkap ratusan dapur belum layak secara administratif dan sanitasi.

SPPG Ilir Barat I Lorok – Pakjo sendiri merupakan salah satu dapur yang melayani kebutuhan makan bergizi bagi puluhan ribu siswa dan masyarakat di wilayah Palembang. Penutupan sementara ini dikhawatirkan dapat berdampak pada kelancaran distribusi makanan di wilayah tersebut jika tidak segera ditindaklanjuti dengan verifikasi ulang dan perbaikan standar.

Sementara itu, pemerintah kota bersama BGN telah berkoordinasi untuk mempercepat proses perbaikan dan verifikasi kembali supaya layanan MBG tetap berjalan tanpa menimbulkan dampak berarti terhadap penerima manfaat.

Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak perlu panik karena langkah ini semata bertujuan agar kualitas dan keamanan pangan benar-benar terjaga, khususnya menjelang momentum penting seperti Hari Raya Idul Fitri 2026.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *