MUARA ENIM, MRS – Pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan sejumlah flyover di Kabupaten Muara Enim guna mengatasi kemacetan dan meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang rel kereta api.
Proyek strategis ini menjadi bagian dari upaya penataan arus logistik sekaligus menjamin mobilitas masyarakat tetap aman, terutama di jalur yang sering dilintasi angkutan batubara.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama berbagai pihak terus melakukan koordinasi untuk mempercepat realisasi proyek tersebut. Pembangunan flyover dinilai penting karena sejumlah perlintasan kereta di wilayah Muara Enim selama ini kerap menjadi titik kemacetan dan rawan kecelakaan.
Sinergi Pemerintah, BUMN dan Industri
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyebut percepatan pembangunan flyover ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan sejumlah perusahaan besar yang beroperasi di Sumsel.
Beberapa pihak yang terlibat dalam konsorsium pembangunan antara lain:
-
PT Kereta Api Indonesia
-
PT Bukit Asam Tbk
-
PT Semen Baturaja Tbk
-
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
-
Asosiasi pengusaha batubara
Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian proyek sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik dan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.
Empat Titik Flyover Diprioritaskan
Rencana pembangunan flyover akan difokuskan pada beberapa titik perlintasan kereta yang memiliki intensitas lalu lintas tinggi, yakni:
-
Simpang Belimbing
-
Gunung Megang I
-
Gunung Megang II
-
Ujan Mas
Titik-titik tersebut berada di jalur utama angkutan batubara Babaranjang yang setiap hari dilalui rangkaian kereta logistik.
Dengan adanya flyover, jalur kendaraan umum akan dipisahkan dari lintasan kereta api sehingga dapat mengurangi potensi kecelakaan dan kemacetan panjang.
Ditargetkan Rampung 2027
Pemerintah menargetkan pembangunan flyover tersebut dapat selesai dan mulai beroperasi secara penuh pada tahun 2027.
Selain meningkatkan keselamatan transportasi, proyek ini juga diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Muara Enim dan sekitarnya.



















