Awal 2026, BPBD Sumsel Catat 33 Bencana: Banjir Dominasi, Ribuan Rumah Terdampak

Berita, Daerah, News, Sosial, Sumsel262 Dilihat
banner 468x60

PALEMBANG, MRS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mencatat sebanyak 33 kejadian bencana terjadi sepanjang periode 1 Januari hingga 5 Maret 2026. Data tersebut menunjukkan tingginya potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Sumsel pada awal tahun ini.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menyebutkan bahwa dari total kejadian tersebut, banjir menjadi bencana yang paling dominan dengan 17 kejadian. Selain itu, juga tercatat delapan kejadian angin kencang, tujuh tanah longsor, serta satu kejadian banjir bandang.

banner 336x280

“Banjir masih menjadi bencana yang paling sering terjadi di Sumatera Selatan,” ujarnya.

Sejumlah wilayah tercatat memiliki tingkat kejadian cukup tinggi, di antaranya Kabupaten Ogan Ilir dengan enam kejadian, disusul Muara Enim dan OKU Selatan masing-masing lima kejadian, serta Kabupaten OKU sebanyak tiga kejadian.

Dampak yang ditimbulkan juga cukup signifikan. BPBD Sumsel mencatat sebanyak 25.864 rumah terendam banjir, sementara 21 unit rumah mengalami kerusakan berat, disertai kerusakan fasilitas umum seperti sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas kesehatan.

Tak hanya itu, ribuan kepala keluarga terdampak dan ratusan di antaranya bahkan terpaksa mengungsi akibat berbagai kejadian bencana tersebut.

BPBD Sumsel menegaskan bahwa mayoritas bencana yang terjadi dipicu oleh faktor cuaca ekstrem, terutama curah hujan tinggi yang menyebabkan meluapnya sungai serta memicu longsor di wilayah perbukitan.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD terus memperkuat kesiapsiagaan melalui pemantauan kondisi cuaca, peningkatan koordinasi dengan pemerintah daerah, serta sosialisasi kepada masyarakat di wilayah rawan.

Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor, serta segera melapor jika terjadi kondisi darurat.

Dengan tingginya angka kejadian bencana di awal tahun ini, BPBD Sumsel menegaskan pentingnya kesiapsiagaan bersama guna meminimalisir risiko dan dampak yang ditimbulkan. (Adv)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *