PALEMBANG, MRS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan turut ambil peran penting dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 dengan menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi bencana selama arus mudik Lebaran.
Kesiapsiagaan ini terlihat dalam Apel Gelar Pasukan yang dipimpin Gubernur Sumsel H. Herman Deru di Halaman Griya Agung Palembang, Kamis (12/3/2026). BPBD Sumsel menjadi bagian dari unsur gabungan yang disiagakan untuk mendukung kelancaran dan keselamatan masyarakat selama periode mudik.
BPBD Sumsel menegaskan fokus utama mereka adalah mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan ekstrem, banjir, dan angin kencang yang dapat mengganggu perjalanan pemudik.
Selain itu, BPBD juga meningkatkan koordinasi dengan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta pemerintah kabupaten/kota guna memastikan respons cepat jika terjadi kondisi darurat di jalur mudik maupun lokasi keramaian.
Langkah konkret yang dilakukan antara lain penyiapan personel siaga, peralatan evakuasi, serta dukungan logistik di sejumlah titik strategis. BPBD juga berperan dalam pemantauan kondisi cuaca dan potensi bencana melalui sistem informasi dan koordinasi dengan instansi terkait.
Tak hanya itu, BPBD Sumsel turut mendukung pengamanan di pos-pos pelayanan dan pos terpadu, khususnya dalam aspek keselamatan masyarakat di lokasi rawan bencana.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca selama perjalanan mudik, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Dengan keterlibatan aktif BPBD Sumsel, Operasi Ketupat Musi 2026 tidak hanya fokus pada pengamanan lalu lintas, tetapi juga memastikan kesiapsiagaan bencana berjalan optimal.
Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu mewujudkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan minim risiko bagi seluruh masyarakat. (Adv)



















