Resmi! Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret, Menag Minta Umat Tahan Ego dan Jaga Toleransi

Berita435 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, MRS – Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar secara nasional.

Penetapan tersebut disampaikan langsung Menteri Agama Nasaruddin Umar setelah mempertimbangkan hasil hisab dan rukyatul hilal di berbagai wilayah Indonesia. Dari hasil pemantauan, posisi hilal belum memenuhi kriteria yang ditetapkan, sehingga Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari.

banner 336x280

Meski demikian, perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri tetap terjadi di tengah masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Menag mengimbau seluruh umat Islam untuk menjaga toleransi dan saling menghormati.

“Kepada saudara-saudara kita yang mungkin berbeda, mari kita tetap saling menghormati dan menjaga persatuan,” ujar Nasaruddin dalam konferensi pers.

Ia menegaskan bahwa perbedaan dalam menentukan hari raya adalah hal yang wajar, mengingat adanya perbedaan metode yang digunakan oleh masing-masing pihak dalam menentukan awal bulan Hijriah.

Pemerintah sendiri menggunakan kombinasi metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal), yang mengacu pada kriteria MABIMS. Sementara itu, sebagian organisasi masyarakat menggunakan pendekatan berbeda sehingga menetapkan Idul Fitri lebih awal.

Menag berharap momentum Idul Fitri tidak justru menjadi pemicu perpecahan, melainkan menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah dan menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat.

“Perbedaan ini jangan sampai membuat kita berjarak. Justru harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan,” pesannya.

Dengan adanya keputusan resmi pemerintah ini, masyarakat diimbau tetap menjaga kondusivitas, menghormati perbedaan, serta merayakan Idul Fitri dengan penuh kebersamaan dan kedamaian.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *