Baturaja, MRS – Sistem keamanan di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Keban Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), diduga kecolongan. Sebanyak lima unit lampu sorot LED dilaporkan hilang digondol maling.
Aksi pencurian ini baru terungkap Senin, 23 Maret 2026 sekitar pukul 15.45 WIB. Saat itu, Devi Kurniawan (39), selaku petugas Health, Safety, Security and Environment (HSSE) PT SSP melakukan pengecekan rutin di area PLTU. Betapa terkejutnya pihak internal saat mendapati sejumlah lampu penerangan penting di lokasi tersebut sudah tidak berada di tempatnya.
Lampu yang dicuri merupakan jenis LED High Bay dengan spesifikasi tinggi yang digunakan untuk menunjang penerangan area operasional. Hilangnya fasilitas tersebut tentu berpotensi mengganggu keamanan dan aktivitas di lingkungan pembangkit listrik.
Dari informasi yang dihimpun, pelaku diduga telah merencanakan aksinya dengan matang. Mereka memanfaatkan celah pengawasan di area tertentu sehingga bisa membawa kabur barang bernilai tersebut tanpa terdeteksi.
Kasus ini pun menjadi sorotan, mengingat objek yang menjadi sasaran merupakan fasilitas vital nasional. Kebobolan ini memunculkan pertanyaan serius terkait standar pengamanan di kawasan industri strategis tersebut.
Sementara itu, pihak berwenang langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap pelaku serta mengamankan lokasi dari potensi kejadian serupa. Upaya peningkatan sistem keamanan juga menjadi perhatian utama pasca kejadian ini.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bahwa fasilitas penting seperti PLTU tidak luput dari incaran pelaku kriminal, terlebih jika terdapat celah dalam sistem pengamanan.

















