Hadapi Karhutla 2026, BPBD Sumsel Ajukan 10 Helikopter Water Bombing dan Patroli Udara

banner 468x60

PALEMBANG, MRS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mengajukan bantuan 10 unit helikopter untuk mendukung operasi penanganan di lapangan.

Pengajuan tersebut ditujukan untuk memperkuat upaya pemadaman melalui water bombing serta patroli udara di wilayah rawan karhutla yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

banner 336x280

Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, M. Iqbal Alisyahbana, menyebutkan bahwa dukungan helikopter sangat krusial, terutama saat kebakaran terjadi di lahan gambut dan area terpencil.

“Helikopter sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan, baik untuk pemadaman maupun pemantauan dari udara,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi geografis Sumatera Selatan yang memiliki banyak kawasan rawan karhutla membuat penanganan tidak bisa hanya mengandalkan sumber daya darat. Oleh karena itu, dukungan udara menjadi faktor penting dalam mempercepat respons.

Selain pengajuan helikopter, BPBD Sumsel juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi lainnya, seperti pemetaan wilayah rawan, peningkatan patroli terpadu, serta pemantauan titik panas (hotspot) secara berkala.

BPBD juga terus mendorong pemerintah daerah untuk menetapkan status siaga karhutla lebih awal guna memaksimalkan kesiapan personel dan peralatan.

Tak hanya itu, sosialisasi kepada masyarakat terus digencarkan untuk mencegah praktik pembakaran lahan yang menjadi penyebab utama karhutla.

Dengan tambahan dukungan helikopter, BPBD Sumsel optimistis penanganan karhutla tahun ini akan lebih cepat dan efektif, sehingga dapat menekan dampak kabut asap yang selama ini menjadi persoalan tahunan.

Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga lingkungan serta melindungi masyarakat dari dampak buruk kebakaran hutan dan lahan. (Adv)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *