Kejati Sumsel Sita Harley hingga Rp367 Juta, Kasus Korupsi Pelayaran Sungai Lalan Terkuak

banner 468x60

PALEMBANG, MRS – Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) terus mengusut dugaan tindak pidana korupsi di sektor pelayaran. Terbaru, tim penyidik melakukan penggeledahan di dua lokasi berbeda di Kota Palembang dan menyita sejumlah barang bukti bernilai fantastis.

Penggeledahan dilakukan pada Selasa (7/4/2026) di rumah saksi berinisial YK di kawasan Jalan Rawa Sari, Kecamatan Kemuning, serta di mess milik saksi berinisial B di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Ilir Timur II.

banner 336x280

Dari operasi tersebut, penyidik berhasil mengamankan berbagai barang yang diduga berkaitan dengan kasus. Di antaranya uang tunai sebesar Rp367 juta, emas seberat sekitar 275 gram, empat unit handphone, satu iPad, hingga satu unit sepeda motor mewah Harley-Davidson.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari, menyebut penggeledahan ini merupakan bagian dari upaya mengungkap secara menyeluruh dugaan korupsi lalu lintas pelayaran di wilayah Sungai Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, yang terjadi dalam rentang waktu 2019 hingga 2025.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya penyidik untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan korupsi pada lalu lintas pelayaran di wilayah Sungai Lalan,” ujarnya.

Kasus ini diduga berkaitan dengan praktik pungutan terhadap kapal yang melintas di perairan Sungai Lalan. Dalam temuan awal, pungutan tersebut tidak masuk ke kas daerah dan berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga ratusan miliar rupiah.

Selain menyita aset bernilai tinggi, penyidik juga mengamankan sejumlah dokumen penting yang diduga berkaitan erat dengan perkara tersebut untuk kebutuhan pembuktian lebih lanjut.

Kejati Sumsel memastikan proses penyidikan masih terus berjalan dan akan dikembangkan guna mengungkap pihak-pihak yang terlibat. Kasus ini diprediksi akan terus berkembang seiring dengan besarnya nilai aset yang telah diamankan.

Dengan langkah tegas ini, Kejati Sumsel menegaskan komitmennya dalam memberantas tindak pidana korupsi, khususnya di sektor strategis yang berdampak langsung terhadap keuangan negara dan pelayanan publik.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *