Palembang, MRS – Wali Kota Palembang menerima audiensi Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Palembang Djaja Yogyakarta pada Kamis (9/4/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara mahasiswa perantauan dengan pemerintah daerah dalam menyampaikan berbagai aspirasi.
Dalam audiensi itu, mahasiswa membahas sejumlah hal penting, mulai dari rencana pelantikan pengurus baru IKPM hingga kebutuhan fasilitas asrama bagi mahasiswa asal Sumatera Selatan yang menempuh pendidikan di Yogyakarta.
Isu asrama menjadi salah satu perhatian utama. IKPM menilai fasilitas hunian mahasiswa masih memerlukan peningkatan, baik dari sisi kelayakan maupun kapasitas, mengingat jumlah mahasiswa asal Palembang yang terus bertambah setiap tahun.
Selain itu, mahasiswa juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah terhadap kegiatan budaya. Mereka berharap adanya fasilitasi yang lebih konkret agar agenda budaya tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menjadi wadah pelestarian identitas daerah di perantauan.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Palembang menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota terbuka terhadap aspirasi mahasiswa, termasuk yang berada di luar daerah.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting sebagai representasi daerah, baik dalam menjaga nama baik Palembang maupun memperkenalkan budaya lokal di tingkat nasional.
Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan mahasiswa, terutama dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia serta menjaga nilai-nilai budaya daerah.
Ke depan, diharapkan komunikasi antara IKPM dan Pemerintah Kota Palembang dapat terus terjalin secara berkelanjutan, sehingga berbagai kebutuhan mahasiswa dapat diakomodasi dengan lebih baik.














