PALEMBANG, MRS – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Kegiatan yang digelar di Griya Agung, Selasa (14/4/2026), menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional. Momentum ini dimanfaatkan untuk memastikan seluruh program pembangunan di Sumsel berjalan selaras, terarah, dan tepat sasaran.
Gubernur Sumsel, Herman Deru, menegaskan bahwa Musrenbang tidak boleh sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan harus mampu melahirkan program konkret yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Perencanaan harus jelas dan terukur, serta selaras dengan kebijakan pusat agar tidak terjadi tumpang tindih,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, Pemprov Sumsel memfokuskan pembangunan tahun 2027 pada sektor strategis seperti infrastruktur, pendidikan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Selain itu, efisiensi anggaran juga menjadi perhatian utama agar setiap program yang dirancang dapat berjalan optimal dan memberikan dampak maksimal.
Sinkronisasi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota juga menjadi poin penting yang dibahas dalam Musrenbang ini. Dengan koordinasi yang kuat, diharapkan seluruh program pembangunan dapat berjalan seirama dan saling mendukung.
Forum ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, akademisi, hingga masyarakat, guna memastikan perencanaan yang disusun benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan.
Melalui Musrenbang RKPD 2027, Pemprov Sumsel optimistis dapat menghadirkan pembangunan yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung target nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Dengan perencanaan yang matang dan sinergi yang kuat, pembangunan di Sumatera Selatan diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Adv)



















