BANYUASIN, MRS – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, meresmikan pengoperasian grid extension untuk peningkatan kualitas layanan listrik oleh PT PLN (Persero) UID S2JB di Desa Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Selasa (28/4/2026).

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sumsel dalam mempercepat pemerataan kualitas listrik hingga ke wilayah permukiman masyarakat.
Sebelumnya, warga setempat harus menghadapi kondisi tegangan listrik rendah akibat jarak jaringan yang cukup jauh dari trafo. Bahkan, tegangan yang diterima hanya berkisar 152 volt dengan jarak jaringan mencapai 1,03 kilometer.
Kini, setelah dilakukan grid extension, kondisi tersebut berubah signifikan. Jarak jaringan dipangkas menjadi sekitar 0,15 kilometer, sementara tegangan listrik meningkat hingga 226 volt, membuat pasokan listrik lebih stabil dan layak digunakan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga.
Pengerjaan proyek ini dilakukan secara bertahap, dimulai dari survei pada Maret 2026, dilanjutkan perencanaan, pengerjaan awal April, hingga proses energize pada April 2026.
Infrastruktur yang dibangun meliputi pemasangan 12 tiang beton berukuran 12 meter dan 16 tiang beton 9 meter, satu unit gardu distribusi berkapasitas 50 kVA, jaringan SUTM sepanjang 0,6 kilometer, serta jaringan SUTR sepanjang 0,65 kilometer.
Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan fundamental yang tidak bisa ditunda.
“Bagi saya, mudah melihat suatu wilayah itu listriknya terpenuhi atau belum. Jaringan voltase ini dijawab oleh PLN dengan adanya pengoperasian ini,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi respons cepat PLN dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Belakangan, PLN lebih cepat dari yang kita inginkan. Ini karena listrik tidak bisa ditunda, menjadi kebutuhan fundamental dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Menurutnya, keberhasilan ini juga didukung komunikasi yang efektif antar pihak tanpa harus melalui prosedur yang panjang.
Lebih lanjut, Herman Deru menyebut Desa Kenten Laut sebagai kawasan strategis yang memiliki potensi berkembang pesat, terutama karena lokasinya yang dekat dengan Kota Palembang.
“Kita bangun dengan cepat karena daerah ini punya potensi besar. Dampaknya tentu akan dirasakan masyarakat ke depan,” ungkapnya.
Ia pun mengingatkan masyarakat untuk menjaga jaringan listrik yang telah dibangun, termasuk menghindari sambungan ilegal serta disiplin dalam pembayaran listrik.
“Jaga jaringannya, jangan sampai ada yang ilegal. Pembayaran juga harus tepat waktu demi kenyamanan bersama,” pesannya.
Sementara itu, General Manager PLN UID S2JB, Diksi Ervani Umar, menegaskan komitmen PLN dalam menghadirkan layanan listrik yang merata dan berkualitas.
“PLN hadir langsung di tengah masyarakat karena listrik menjadi bagian penting dalam kemajuan ekonomi dan peradaban,” ujarnya.
Bupati Banyuasin, Askolani, turut mengapresiasi langkah cepat pemerintah provinsi dan PLN dalam meningkatkan kualitas listrik di wilayahnya.
“Atas kerja Pak Gubernur, PLN langsung bergerak. Sekarang masyarakat sudah merasakan perubahan yang signifikan,” katanya.
Dengan peningkatan ini, masyarakat Desa Kenten Laut kini dapat menikmati listrik yang lebih stabil, sekaligus membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi dan kualitas hidup ke depan.



















