Herman Deru: Kualitas Bimbingan Jadi Penentu Kepuasan Jemaah Haji dan Umrah

banner 468x60

PALEMBANG, MRS — Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menegaskan bahwa kualitas bimbingan menjadi faktor utama dalam menentukan kepuasan jemaah haji dan umrah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Grand Launching Travel Umrah dan Haji Khusus Al-Mukhtar by Bayt Al-Qur’an Al-Akbar yang digelar di Graha IGM, Minggu (3/5/2026).

banner 336x280

Dalam sambutannya, Herman Deru menyebut kehadiran Al-Mukhtar bukan sekadar entitas bisnis, melainkan membawa misi untuk memfasilitasi masyarakat dalam menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Menurutnya, layanan haji dan umrah pada umumnya memiliki standar yang relatif sama, mulai dari akomodasi hingga transportasi. Oleh karena itu, kualitas bimbingan menjadi pembeda utama antar penyelenggara.

“Yang diinginkan jemaah itu bimbingan yang benar, rasa nyaman, serta pembimbing atau muthawif yang memahami kebutuhan jemaah—kapan harus istirahat dan kapan beribadah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya inovasi layanan agar setiap Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) memiliki ciri khas di tengah persaingan yang semakin ketat.

Lebih lanjut, Herman Deru menyoroti peran strategis muthawif yang tidak hanya harus memiliki pemahaman keagamaan yang kuat, tetapi juga kemampuan teknologi.

“Muthawif harus menjadi kamus berjalan dan juga dibekali kemampuan IT agar dapat memberikan pelayanan maksimal,” tegasnya.

Ia menambahkan, kepekaan petugas terhadap kebutuhan jemaah juga menjadi faktor penting yang perlu terus ditingkatkan. Meski demikian, ia optimistis Al-Mukhtar dapat berkembang menjadi salah satu KBIH besar di masa depan.

Sementara itu, Direktur Utama Travel Al-Mukhtar, Syofwatillah Mohzaib, menyampaikan pihaknya hadir dengan konsep berbeda, salah satunya melalui peningkatan frekuensi manasik guna memastikan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan baik dan sesuai tuntunan.

“Kami ingin memastikan ibadah umat berjalan dengan baik. Sangat disayangkan jika sudah mengeluarkan biaya besar, tetapi ibadahnya belum maksimal,” ujarnya.

Komisaris Utama Travel Al-Mukhtar, Marzuki Ali, menambahkan bahwa pendirian travel ini dilandasi niat untuk membantu masyarakat dalam menjalankan ibadah umrah.

“Niat kami sederhana, membantu masyarakat agar dapat menjalankan ibadah umrah dengan baik,” katanya.

Ia juga menyebut Al-Mukhtar telah melakukan soft launching pada Maret lalu dan berencana memperluas jaringan dengan membuka kantor di berbagai daerah, dengan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Dengan peluncuran ini, Al-Mukhtar diharapkan menjadi salah satu travel umrah dan haji khusus yang dapat menjadi rujukan masyarakat, khususnya di Sumatera Selatan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *