Herman Deru Resmikan 17 Jembatan Strategis di Sumsel, Pangkas Akses Antarwilayah dan Dongkrak Ekonomi Warga

banner 468x60

MUSI RAWAS, MRS — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang meresmikan 17 jembatan strategis yang tersebar di sejumlah kabupaten di Sumsel sebagai bagian dari percepatan konektivitas dan penguatan pertumbuhan ekonomi daerah.

banner 336x280

Peresmian dipusatkan di Jembatan Air Temelat, Desa Ciptadadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas, Jumat (8/5/2026), ditandai dengan penandatanganan prasasti bersama Bupati Musi Rawas Ratna Machmud.

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan pembangunan jembatan tersebut bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi bagian dari strategi besar Pemerintah Provinsi Sumsel untuk memperpendek jarak tempuh antarwilayah sekaligus mempercepat perputaran ekonomi masyarakat.

“Dulu perjalanan dari wilayah Muratara dan Musi Rawas menuju Palembang bisa memakan waktu sampai 11 jam. Sekarang akses semakin dekat dan masyarakat mulai merasakan manfaat pembangunan ini,” ujar Herman Deru.

Ia menjelaskan, pembangunan jaringan jembatan dari wilayah PALI hingga Musi Rawas terus dilakukan secara bertahap. Dari total kebutuhan 33 jembatan di jalur tersebut, sebanyak 31 jembatan telah selesai dibangun dan dua lainnya masih dalam proses perencanaan pembangunan.

“Insya Allah masih ada dua jembatan lagi yang akan dibangun. Artinya konektivitas wilayah terus kita sempurnakan,” katanya.

Menurut Herman Deru, percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan Musi Rawas, Lubuklinggau, dan Muratara menjadi prioritas karena wilayah tersebut selama bertahun-tahun menghadapi kendala akses dan keterisolasian.

Ia mengungkapkan, pembangunan jembatan-jembatan tersebut dapat terealisasi setelah pemerintah provinsi melakukan berbagai upaya koordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk memanfaatkan kebijakan refocusing anggaran pada masa pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah sekarang manfaatnya sudah dirasakan masyarakat. Bahkan saat jembatan pertama diresmikan, masyarakat sampai menggelar syukuran dan potong kambing karena akses mereka akhirnya terbuka,” ungkapnya.

Herman Deru berharap seluruh infrastruktur yang telah dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat demi mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik lainnya.

Sementara itu, Bupati Musi Rawas Ratna Machmud menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumsel atas perhatian besar terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

“Atas nama masyarakat Musi Rawas, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Cik Ujang atas pembangunan yang luar biasa ini,” ujarnya.

Menurut Ratna Machmud, keberadaan jembatan tersebut sangat membantu mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, hingga mempermudah akses pelayanan kesehatan dan pendidikan di daerah pelosok.

Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga seluruh infrastruktur yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Adapun 17 jembatan yang diresmikan tersebar di beberapa kabupaten di Sumsel, meliputi Kabupaten OKU Timur, Ogan Ilir, OKI–Banyuasin, OKU, Muara Enim, PALI, hingga Musi Rawas.

Di Kabupaten Musi Rawas sendiri, jembatan yang diresmikan meliputi Jembatan Air Tambangan, Jembatan Air Benakat, Jembatan Air Siamang, dan Jembatan Air Temelat.

Dengan diresmikannya jembatan-jembatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumsel optimistis konektivitas antarwilayah akan semakin baik dan mampu mendorong pemerataan pembangunan hingga ke daerah pelosok.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *