Edward Candra Buka RS Siti Fatimah Cup IV 2026, Dorong Sportivitas dan Semangat Hidup Sehat

banner 468x60

PALEMBANG, MRS — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra resmi membuka Turnamen Sepak Bola RS Siti Fatimah Cup IV Tahun 2026 di Stadion Bumi Sriwijaya, Sabtu (9/5/2026).

banner 336x280

Turnamen yang digelar RS Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan tersebut diikuti berbagai tim dari organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, perguruan tinggi, BUMD, hingga BUMN di Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Edward Candra menyampaikan salam dari Gubernur Sumsel Herman Deru sekaligus mengapresiasi komitmen RS Siti Fatimah dalam menggelorakan semangat hidup sehat melalui olahraga.

“Terima kasih dan selamat datang kepada seluruh peserta. Pesertanya sangat lengkap, bukan hanya dari OPD, tetapi juga unsur vertikal, perguruan tinggi, BUMD, hingga BUMN,” ujar Edward Candra.

Menurut Edward, turnamen tersebut bukan sekadar ajang olahraga, tetapi memiliki nilai penting dalam memperkuat solidaritas, sportivitas, serta mempererat silaturahmi antarinstansi di Sumatera Selatan.

“Walaupun terlihat sederhana, hanya sebuah turnamen sepak bola, tetapi maknanya besar. Ini menunjukkan komitmen RS Siti Fatimah tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan terbaik, tetapi juga mendukung kemajuan olahraga di Sumatera Selatan,” katanya.

Ia menjelaskan, RS Siti Fatimah yang mulai beroperasi sejak 2018 kini menjadi salah satu rumah sakit andalan milik Pemerintah Provinsi Sumsel dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Edward juga menyoroti peran RS Siti Fatimah yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan sebagai rumah sakit layanan wisata medis atau health tourism di Sumsel.

“Rumah Sakit Siti Fatimah memiliki layanan unggulan seperti kardiovaskular, ortopedi sport, rehabilitasi medik, dan medical check up. Ini menjadi kebanggaan Sumsel dan terus kita dorong untuk mendukung terwujudnya Sumsel Health Tourism,” ungkapnya.

Selain itu, Edward menilai sepak bola sebagai olahraga rakyat yang mampu membentuk disiplin, kerja sama tim, strategi, dan semangat sportivitas.

Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan turnamen tersebut sebagai ajang membangun kebersamaan dan menjaga kekompakan antarlembaga.

“Menang kalah itu biasa, tetapi tujuan utama dari turnamen ini adalah mempererat silaturahmi dan membangun solidaritas,” tandasnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *