PALEMBANG, MRS — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI) Sumsel dan Koordinator Wilayah (Korwil) PaSKI se-Sumsel periode 2026–2030 di Griya Agung Palembang, Kamis (14/5/2026).

Pelantikan pengurus dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP PaSKI, Jarwo Kwat, dan dihadiri para komedian, seniman, serta pengurus PaSKI dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi perkembangan PaSKI Sumsel yang dinilainya mampu menjadi wadah positif dalam membangun kreativitas dan profesionalisme para komedian daerah.
Menurutnya, organisasi tersebut tidak hanya menjadi tempat berkumpul para pelawak, tetapi juga ruang pengembangan diri dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang seni komedi.
“Saya bangga sekali. Organisasi ini membangun anggotanya menjadi pribadi yang mandiri dan kreatif,” ujar Herman Deru.
Ia menegaskan, komedian di era digital harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memahami karakter masyarakat yang beragam di setiap daerah.
“Humor itu berbeda-beda. Yang lucu di satu daerah belum tentu lucu di daerah lain. Karena itu komedian harus memahami karakter audiensnya,” katanya.
Herman Deru juga menekankan empat hal penting yang harus dimiliki seorang komedian agar mampu bertahan dan berkembang, yakni kemampuan artikulasi, penguasaan intonasi, kekuatan narasi, dan pengaturan durasi penampilan.
Menurutnya, kualitas materi menjadi faktor utama agar komedi tidak sekadar menghibur, tetapi juga memberi pesan positif kepada masyarakat.
“Kalau terlalu lama, orang bisa bosan. Jadi durasi dan cara menyampaikan materi itu sangat penting,” tegasnya.
Selain itu, ia mengingatkan para komedian untuk terus memperluas wawasan dengan banyak membaca, mendengar, dan memahami kondisi sosial masyarakat agar materi yang dibawakan tetap relevan dan cerdas.
Ia juga meminta agar para komedian tidak menggunakan humor yang bersifat menghina atau merendahkan pihak lain demi mengejar popularitas di media sosial.
“Jangan hanya mengejar viral dan viewer. Humor harus cerdas, mendidik, dan tidak menyakiti orang lain,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang menilai keberadaan PaSKI dapat menjadi bagian penting dalam mengembangkan industri kreatif dan hiburan di Sumatera Selatan.
Menurutnya, komedian memiliki peran besar dalam menghadirkan hiburan sehat sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat melalui seni dan budaya.
Ketua Umum DPP PaSKI, Jarwo Kwat, mengaku bangga terhadap perkembangan PaSKI Sumsel yang dinilai aktif dan memiliki kepengurusan korwil yang lengkap di berbagai daerah.
“Saya bangga dengan perkembangan PaSKI Sumsel. Semoga semakin solid dan mampu melahirkan komedian kreatif yang membawa nama baik daerah,” katanya.
Di sisi lain, Ketua PaSKI Sumsel Fikri Haikal menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumsel terhadap perkembangan organisasi tersebut.
Ia menegaskan PaSKI tidak hanya fokus pada hiburan, tetapi juga menjalankan program edukatif seperti pelatihan public speaking dan pengembangan kreativitas generasi muda.
“Kami ingin PaSKI hadir memberi manfaat bagi masyarakat melalui hiburan yang sehat, edukatif, dan positif,” tandasnya.



















