PAGARALAM, MRS — Pengurus Provinsi (Pengprov) Karate Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan latihan bersama di Kota Pagaralam pada 15–16 Mei 2026 sebagai upaya memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet karate di daerah.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan kaki Gunung Dempo tersebut diikuti jajaran pengurus Pengurus Cabang (Pengcab) karate kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan. Selain membahas agenda organisasi dan program kerja ke depan, peserta juga mengikuti latihan bersama di alam terbuka dengan suasana pegunungan yang sejuk dan penuh kebersamaan.
Rangkaian kegiatan itu menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar pengurus, pelatih, dan karateka sekaligus menyatukan visi dalam membangun organisasi karate yang semakin profesional, solid, dan berprestasi.
Ketua Umum Pengprov Karate Sumsel, Gusti Prasetyo Rendy Anggara, menyampaikan apresiasi kepada seluruh perwakilan Pengcab yang hadir dan aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Menurutnya, semangat para pengurus dan pelatih menunjukkan komitmen bersama untuk terus memajukan olahraga karate di Sumatera Selatan.
“Kami sangat mengapresiasi semangat seluruh pengurus dan pelatih yang hadir. Ini membuktikan bahwa kita memiliki komitmen bersama untuk membangun karate Sumsel agar semakin maju dan berprestasi,” ujarnya.
Ia mengatakan, pemilihan Kota Pagaralam dan kawasan Gunung Dempo sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Selain menghadirkan suasana yang segar dan nyaman, lokasi tersebut dinilai mampu membangun semangat kekompakan serta memperkuat mental dan disiplin para peserta.
“Selain rapat koordinasi, kita juga ingin membangun rasa kekeluargaan dan kebersamaan. Alam Pagaralam memberikan energi positif untuk menyatukan visi organisasi,” katanya.
Dalam forum rakor, para pengurus membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari evaluasi program kerja, pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, hingga persiapan menghadapi berbagai kejuaraan tingkat regional maupun nasional.
Pengprov Karate Sumsel berharap hasil rapat koordinasi tersebut dapat segera diimplementasikan di masing-masing daerah agar sistem pembinaan atlet berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
Selain menjadi ajang konsolidasi organisasi, latihan bersama di alam terbuka juga dimanfaatkan untuk membangun ketahanan fisik, mental, serta karakter para karateka dan pengurus.
Dengan soliditas organisasi yang terus diperkuat, Pengprov Karate Sumsel optimistis mampu melahirkan atlet-atlet karate potensial yang dapat mengharumkan nama Sumatera Selatan di tingkat nasional hingga internasional.
“Kami ingin karate Sumsel semakin sehat secara organisasi, solid dalam pembinaan, dan mampu mencetak prestasi yang membanggakan. Semua itu hanya bisa tercapai jika kita terus kompak dan bergerak bersama,” tandasnya. (Hr)



















