PALEMBANG, MRS— Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka Hari Jadi ke-80 Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Paripurna DPRD Sumsel, Senin (18/5/2026).
Momentum peringatan hari jadi tersebut menjadi refleksi perjalanan panjang Sumsel sekaligus penegasan semangat persatuan untuk mempercepat pembangunan daerah di berbagai sektor.
Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa Hari Jadi Provinsi Sumsel bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk bersyukur, mengevaluasi capaian pembangunan, serta memperkuat inovasi menghadapi perubahan zaman.
“Tanjak emas di kepala raja merupakan simbol kebesaran budaya kita. Selamat ulang tahun Sumatera Selatan tercinta, semoga rakyatnya semakin sejahtera,” ujar Herman Deru.
Ia mengingatkan bahwa Sumatera Selatan memiliki sejarah panjang dan besar, mulai dari kejayaan Kerajaan Sriwijaya hingga perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Menurutnya, nilai sejarah tersebut harus menjadi inspirasi dalam membangun Sumsel yang tangguh dan berkelanjutan.
“Sejarah panjang itu bukan sekadar catatan masa lalu, tetapi menjadi sumber nilai dan filosofi dalam membangun masa depan Sumatera Selatan,” katanya.
Pada HUT ke-80 ini, Pemerintah Provinsi Sumsel mengusung tema “Sumsel Tangguh, Maju Lebih Cepat”. Herman Deru memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang menunjukkan tren positif selama beberapa tahun terakhir.
Pertumbuhan ekonomi Sumsel pada tahun 2025 tercatat mencapai 5,35 persen dan menjadi tertinggi kedua di Pulau Sumatera. Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 9,85 persen, sedangkan kemiskinan ekstrem turun menjadi 0,76 persen.
Tak hanya itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sumsel juga mengalami penurunan menjadi 3,59 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 74,76 dengan kategori tinggi selama tujuh tahun berturut-turut.
“Berbagai capaian ini menunjukkan Sumatera Selatan terus bergerak maju, meskipun masih ada tantangan yang harus kita hadapi bersama,” ujarnya.
Herman Deru juga menyoroti tantangan pembangunan ke depan, terutama menghadapi bonus demografi dan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Karena itu, Pemprov Sumsel terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, kewirausahaan, transformasi digital, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI).
Selain itu, Pemprov Sumsel juga terus memperkuat reformasi birokrasi dan inovasi daerah. Berbagai penghargaan nasional berhasil diraih sepanjang 2025 hingga awal 2026, di antaranya Predikat Provinsi Terinovatif Nasional pada ajang Innovative Government Award (IGA), penghargaan TPID terbaik wilayah Sumatera, UHC Awards 2026, hingga penghargaan penurunan prevalensi stunting terbaik tingkat nasional.
Untuk mempercepat pembangunan daerah, Pemprov Sumsel saat ini menjalankan 12 program prioritas strategis, di antaranya pembangunan New Palembang Port Tanjung Carat, Program Berkat (Berobat Gratis Ber-KTP), Gerakan Sumsel Mandiri Pangan, Pendidikan Berkeadilan, Infrastruktur Tuntas Merata, Sumsel Interkoneksi, hingga program 100.000 Sultan Muda Sumsel.
Herman Deru menegaskan keberhasilan pembangunan membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
“Kalau bukan kita yang peduli, lalu kepada siapa kita menitipkan provinsi ini? Kalau tidak saat ini, kapan lagi kita berpartisipasi? Sumatera Selatan milik kita bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie menyampaikan rasa syukur atas berbagai kemajuan pembangunan yang telah dicapai Sumatera Selatan selama ini. Ia berharap momentum HUT ke-80 Sumsel semakin memperkuat semangat kebersamaan seluruh masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Sumsel juga diramaikan dengan berbagai kegiatan sosial dan budaya, mulai dari pengobatan gratis, jalan santai, senam bersama, bazar UMKM, pasar murah, penghijauan serentak, bakti sosial, hingga Festival Sriwijaya.
Turut hadir sejumlah anggota DPR RI, Forkopimda Sumsel, kepala daerah kabupaten/kota se-Sumsel, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.



















