AMKI Sumsel Resmi Dilantik, Siap Jadi Rumah Besar Media Konvergensi dan Perkuat Ekosistem Pers Digital

banner 468x60

PALEMBANG, MRS — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Sumatera Selatan periode 2025–2029 resmi dilantik dalam acara yang berlangsung meriah di Aula Lantai 3 Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (22/5/2026).

Pelantikan tersebut dipimpin langsung Ketua Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia, Tundra Meliala Wartonagoro, dan dihadiri pengurus AMKI kabupaten/kota se-Sumatera Selatan, pimpinan perusahaan media, pengelola media daring, media cetak, media elektronik, hingga pegiat media sosial.

banner 336x280

Turut hadir Anggota DPR RI Komisi I sekaligus Ketua Dewan Pengawas AMKI Sumsel, Yuda Novanza Utama, serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Sumsel, Kurniawan Abadi.

Dalam struktur kepengurusan yang dilantik, Dede Umar dipercaya menjabat Ketua DPD AMKI Sumsel, didampingi Novas Riady sebagai sekretaris dan Rian Gumay sebagai bendahara.

Ketua Umum AMKI, Tundra Meliala Wartonagoro, menegaskan bahwa AMKI hadir sebagai wadah besar bagi insan media untuk menghadapi tantangan era digital tanpa meninggalkan prinsip jurnalistik yang profesional dan berintegritas.

“AMKI hadir untuk menjadi wadah bersama bagi insan media agar dapat tumbuh, berkembang, dan tetap profesional di tengah derasnya arus digitalisasi informasi,” ujarnya.

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menjaga demokrasi, membangun edukasi publik, serta menjadi jembatan informasi antara masyarakat dan pemerintah. Karena itu, kolaborasi dan sinergi antarplatform media dinilai sangat penting di tengah perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPD AMKI Sumsel, Dede Umar, menyampaikan bahwa AMKI Sumsel akan menjadi rumah besar bagi pemilik dan pengelola media lintas platform, mulai dari media cetak, elektronik, online, hingga media sosial.

Ia mengatakan tantangan dunia media saat ini semakin kompleks karena media dituntut cepat menyampaikan informasi sekaligus menjaga profesionalisme, integritas, dan independensi.

“Perubahan teknologi sangat cepat, arus informasi semakin deras, sementara tuntutan profesionalisme terus meningkat. Semua itu harus dijawab dengan inovasi dan integritas,” katanya.

Dede Umar juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi sehat antara media dan pemerintah tanpa menghilangkan fungsi kontrol sosial pers terhadap kebijakan publik.

Dalam kesempatan tersebut, DPD AMKI Sumsel turut melaunching program diskusi publik bertajuk “Kopi Senja” sebagai ruang dialog terbuka antara media, pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam membahas berbagai isu sosial dan pembangunan daerah.

Program tersebut diharapkan menjadi wadah lahirnya ide, gagasan, serta solusi konstruktif terhadap berbagai persoalan masyarakat sekaligus memperkuat budaya diskusi yang terbuka, kritis, dan solutif.

Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, melalui sambungan telepon menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik dan berharap AMKI Sumsel mampu menjadi organisasi media yang solid serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Dengan pelantikan tersebut, AMKI Sumsel diharapkan mampu memperkuat ekosistem media konvergensi di Sumatera Selatan sekaligus menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui informasi yang sehat, edukatif, dan bertanggung jawab.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *