Lidyawati Cik Ujang Kampanyekan Gaya Hidup Sehat ke Pelajar, Tekankan Bahaya Hipertensi dan Rokok Sejak Dini

Berita, Daerah, Sosial, Sumsel638 Dilihat
banner 468x60

PALEMBANG, MRS — Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Lidyawati Cik Ujang, mengajak generasi muda di Sumsel untuk mulai menjaga kesehatan jantung dan menerapkan pola hidup sehat sejak usia sekolah.

 

banner 336x280

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Edukasi Pencegahan Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Secara Dini serta Bahaya Merokok yang digelar Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Sumsel di Aula SMA Negeri 10 Palembang, Senin (25/5/2026).

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia 2026 itu diikuti ratusan pelajar dan guru dengan rangkaian kegiatan berupa senam jantung sehat, edukasi medis, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.

Dalam sambutannya, Lidyawati menegaskan bahwa penyakit jantung dan hipertensi kini tidak lagi hanya mengancam usia lanjut, tetapi mulai menyerang generasi muda akibat pola hidup yang tidak sehat, kurang aktivitas fisik, hingga kebiasaan merokok sejak dini.

“Kesadaran menjaga kesehatan harus dimulai sejak muda. Anak-anak harus memahami pentingnya menjaga jantung, menghindari rokok, rutin berolahraga, dan menerapkan pola hidup sehat,” ujar Lidyawati.

Ia menjelaskan, Yayasan Jantung Indonesia terus mengampanyekan gerakan hidup sehat melalui konsep Panca Usaha Kesehatan Jantung dengan slogan “SEHAT”, yakni Seimbangkan gizi, Enyahkan rokok, Hindari stres, Awasi tekanan darah, dan Teratur berolahraga.

Menurutnya, edukasi kesehatan bagi pelajar sangat penting karena generasi muda merupakan calon pemimpin masa depan yang harus dipersiapkan secara fisik maupun mental.

“Program ini bukan hanya mendukung program kesehatan pemerintah, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi Sumsel yang sehat dan produktif,” katanya.

Selain edukasi kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana sosialisasi berbagai program Yayasan Jantung Indonesia seperti Sekolah Tanpa Asap Rokok (STAR), Klub Jantung Sehat Remaja, senam remaja, hingga kampanye olahraga rutin di lingkungan sekolah.

Lidyawati juga menegaskan komitmen Yayasan Jantung Indonesia Cabang Sumsel dalam membantu anak-anak penderita penyakit jantung bawaan, khususnya dari keluarga kurang mampu.

“Jika ada masyarakat yang memiliki anak penderita jantung bawaan dan membutuhkan bantuan, silakan berkoordinasi dengan Yayasan Jantung Indonesia. Kami siap membantu memfasilitasi hingga ke pusat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 10 Palembang, H. Rozali, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap edukasi kesehatan seperti ini dapat terus berlanjut di sekolah-sekolah.

“Edukasi seperti ini sangat penting agar para pelajar memahami sejak dini pentingnya menjaga kesehatan dan menjauhi kebiasaan buruk seperti merokok,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pengurus Yayasan Jantung Indonesia Cabang Sumsel, tenaga kesehatan, perwakilan OPD terkait, serta ratusan siswa SMA Negeri 10 Palembang yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *