Cik Ujang Dorong Percepatan Tol Tanjung Carat, Sumsel Siap Jadi Hub Logistik Regional

banner 468x60

JAKARTA, MRS – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menegaskan pentingnya percepatan pembangunan dan penyelesaian jaringan jalan tol di Sumatera Selatan guna mendukung operasional Pelabuhan Tanjung Carat yang diproyeksikan menjadi pusat logistik baru di kawasan regional Sumatera.

banner 336x280

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri rapat pembahasan tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) Integrasi Jalan Tol Pelabuhan Tanjung Carat di Ruang Rapat Pekanbaru, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Dalam rapat tersebut dibahas langkah-langkah percepatan integrasi infrastruktur pendukung Pelabuhan Tanjung Carat yang menjadi salah satu proyek strategis nasional dan diharapkan mampu memperkuat konektivitas logistik Sumatera Selatan dengan berbagai wilayah di Indonesia.

Cik Ujang mengatakan keberadaan jalan tol menuju Pelabuhan Tanjung Carat memiliki arti penting karena akan menjadi tulang punggung distribusi barang dan jasa sekaligus mendukung kelancaran operasional pelabuhan yang tengah dipersiapkan pemerintah.

Menurutnya, pembangunan jalan tol di sejumlah daerah di Indonesia telah berkembang pesat dan terhubung dengan baik. Namun kondisi tersebut belum sepenuhnya dirasakan di Sumatera Selatan karena masih terdapat sejumlah ruas yang belum tersambung secara menyeluruh.

“Di provinsi dan kabupaten/kota lain, jalan tol banyak yang sudah tersambung. Sementara di Sumsel masih terputus-putus,” ujar Cik Ujang.

Ia menjelaskan saat ini konektivitas jalan tol di Sumsel baru terhubung secara optimal ke arah Provinsi Lampung melalui ruas Tol Kayu Agung–Lampung. Sementara koneksi menuju provinsi tetangga lainnya masih membutuhkan percepatan pembangunan.

Untuk jalur menuju Bengkulu, pembangunan jalan tol saat ini baru mencapai wilayah Prabumulih dan belum tersambung hingga Kabupaten Lahat maupun Lubuklinggau. Begitu juga jalur menuju Provinsi Jambi yang masih memerlukan penyelesaian infrastruktur agar konektivitas antarwilayah dapat berjalan maksimal.

Menurut Cik Ujang, masyarakat Sumatera Selatan sangat menantikan tersambungnya seluruh jaringan jalan tol karena akan mempercepat mobilitas masyarakat, menekan biaya distribusi logistik, serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Ia optimistis jika seluruh jaringan jalan tol terhubung dengan baik, maka keberadaan Pelabuhan Tanjung Carat akan semakin strategis sebagai pusat distribusi barang dan komoditas unggulan dari Sumatera Selatan maupun daerah sekitarnya.

“Jika konektivitas jalan tol dan pelabuhan ini terintegrasi dengan baik, manfaatnya tidak hanya dirasakan Sumsel, tetapi juga provinsi-provinsi di sekitarnya. Ini akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi kawasan,” tegasnya.

Cik Ujang menambahkan, Pelabuhan Tanjung Carat memiliki potensi besar menjadi gerbang logistik regional yang melayani berbagai daerah seperti Bengkulu, Jambi, Lampung hingga Kepulauan Bangka Belitung.

Karena itu, ia berharap seluruh pihak terkait dapat mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur pendukung sehingga manfaat ekonomi dari proyek strategis tersebut dapat segera dirasakan masyarakat.

Menurutnya, integrasi antara jalan tol dan Pelabuhan Tanjung Carat akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat logistik dan perdagangan di Pulau Sumatera.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *