MUSI RAWAS, MRS – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Febrita Lustia Herman Deru (Feby Herman Deru), meresmikan Gedung Sekretariat TP PKK Kabupaten Musi Rawas sekaligus mendorong penguatan pelaksanaan program PKK hingga tingkat desa dan kelompok Dasawisma sebagai ujung tombak pemberdayaan masyarakat.

Peresmian tersebut dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerja pembinaan, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Kabupaten Musi Rawas, Rabu (4/6/2026). Dalam kesempatan yang sama, Feby juga meninjau Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Musi Rawas.
Dalam sambutannya, Feby mengatakan kunjungan ke Musi Rawas merupakan bagian dari agenda pembinaan TP PKK Sumsel ke seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan guna memastikan program-program PKK berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya ingin hadir di seluruh 17 kabupaten dan kota di Sumsel untuk melihat langsung pelaksanaan program, melakukan evaluasi, sekaligus memberikan pembinaan agar gerakan PKK terus berjalan dengan baik,” ujarnya.
Menurut Feby, keberadaan gedung sekretariat menjadi kebutuhan penting bagi organisasi PKK sebagai pusat koordinasi, administrasi, dan pelaksanaan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
“Bagaimana mau berkegiatan kalau tidak ada sekretariat. Setiap kabupaten dan kota harus memiliki sekretariat sendiri, meskipun sederhana. Yang penting bisa dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung aktivitas organisasi,” katanya.
Namun demikian, Feby mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh megahnya bangunan, melainkan oleh semangat pengurus dalam menjalankan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Gedung tidak harus mewah. Kalau tidak ada kegiatan di dalamnya juga tidak ada manfaatnya. Yang terpenting adalah bagaimana pengurus mampu menggerakkan ibu-ibu hingga tingkat kecamatan dan desa untuk aktif berkegiatan,” tegasnya.
Selain meresmikan sekretariat, Feby juga memberikan perhatian terhadap pengembangan sektor kerajinan dan ekonomi kreatif melalui Dekranasda. Ia mendorong pengurus Dekranasda Musi Rawas untuk terus mengangkat potensi wastra dan produk unggulan daerah agar memiliki daya saing serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dekranasda harus mampu mengangkat kembali kekayaan budaya dan wastra daerah agar semakin dikenal luas dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Feby menyoroti Kecamatan Purwodadi sebagai salah satu wilayah binaan yang telah menunjukkan perkembangan positif. Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi contoh bagi kecamatan dan desa lainnya di Kabupaten Musi Rawas.
“Kita perlu memiliki desa dan kecamatan percontohan. Apa yang sudah baik di Purwodadi harus terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain agar bersama-sama maju,” katanya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Musi Rawas, Hj. Riza Novianto Gustam, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua TP PKK Sumsel beserta rombongan yang telah memberikan pembinaan dan motivasi kepada seluruh pengurus PKK di Musi Rawas.
Ia mengatakan keberadaan Gedung Sekretariat PKK dan kantor Dekranasda menjadi semangat baru bagi pengurus dalam menjalankan program organisasi secara lebih maksimal.
“Alhamdulillah, sekarang kami memiliki tempat yang representatif untuk berkegiatan. Masing-masing pokja memiliki ruang kerja dan setiap hari dapat menjalankan aktivitas organisasi dengan lebih baik,” ujarnya.
Dalam sesi pembinaan, TP PKK Sumsel menekankan sejumlah program prioritas hasil Rakernas X PKK Tahun 2025, di antaranya penguatan kelompok Dasawisma, optimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui Kelompok Wanita Tani (KWT), serta dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu, pembinaan juga difokuskan pada empat bidang utama, yakni pembinaan karakter keluarga melalui program Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI), peningkatan ekonomi keluarga melalui UP2K PKK dan ekonomi kreatif, ketahanan keluarga melalui program Aku Hatinya PKK, serta peningkatan kesehatan keluarga dan lingkungan melalui Posyandu, PHBS, dan Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana (GKSTTB).
Kegiatan ditutup dengan evaluasi hasil pembinaan di Desa Purwakarya, Kecamatan Purwodadi, sekaligus penguatan peran Dekranasda dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengembangan produk unggulan Kabupaten Musi Rawas.


















