Wagub Cik Ujang Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Sumsel Berikan Data Akurat

banner 468x60

PALEMBANG, MRS – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menunjukkan dukungan nyata terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menjadi responden dalam pendataan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumsel di Rumah Dinas Wakil Gubernur Sumsel, Rabu (17/6/2026).

banner 336x280

Kegiatan tersebut berlangsung saat Cik Ujang menerima audiensi Kepala BPS Provinsi Sumsel Moh. Wahyu Yulianto beserta jajaran. Dalam kesempatan itu, Cik Ujang mengikuti proses wawancara dan pendataan sebagai bagian dari pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang telah dimulai secara nasional sejak 15 Juni 2026.

Menurut Cik Ujang, partisipasi masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan sensus. Karena itu, ia mengajak seluruh warga Sumatera Selatan untuk menerima petugas sensus dan memberikan informasi yang benar, lengkap, serta sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Secara pribadi saya juga harus menjalankan tugas pemerintahan, tetapi saya bagian dari masyarakat yang wajib memberikan contoh yang baik. Karena itu saya memberikan data yang sebenarnya kepada petugas sensus,” ujar Cik Ujang.

Ia menegaskan, data yang akurat sangat penting sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Melalui data yang valid, pemerintah dapat merancang program yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Semoga pelaksanaan sensus ini berjalan lancar dan data yang dibutuhkan dapat terpenuhi dengan baik. Data yang akurat akan sangat membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Sumsel Moh. Wahyu Yulianto menjelaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan secara door to door oleh petugas yang telah mendapatkan pelatihan khusus.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, BPS menurunkan sekitar 1.100 petugas di Kota Palembang dan sekitar 7.000 petugas di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

“Untuk Kota Palembang ada sekitar 1.100 petugas yang diterjunkan. Sementara untuk seluruh Sumatera Selatan terdapat sekitar 7.000 petugas yang kami kontrak untuk melaksanakan pendataan,” jelas Wahyu.

Ia menilai keikutsertaan Wakil Gubernur sebagai responden menjadi pesan penting kepada masyarakat bahwa sensus merupakan tanggung jawab bersama dan membutuhkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.

“Kami ingin menyampaikan bahwa kepala daerah dan pimpinan daerah juga menjadi responden dalam sensus ini. Pak Wakil Gubernur sudah didata. Ini menunjukkan kepedulian dan dukungan terhadap pentingnya data untuk pembangunan,” ujarnya.

Wahyu juga memastikan bahwa seluruh data yang diberikan masyarakat dijamin kerahasiaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.

“Dalam proses wawancara, kami menjamin kerahasiaan data responden. Data tersebut hanya digunakan untuk kepentingan statistik dan tidak akan dipublikasikan secara individu,” tegasnya.

Melalui dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, BPS Sumsel optimistis Sensus Ekonomi 2026 mampu menghasilkan data yang berkualitas sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan di masa mendatang.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *