Desa Makarti Tama Wakili OKU di Lomba Desa Sumsel 2026, Sekda Alva Elan Optimistis Harumkan Nama Bumi Sebimbing Sekundang

banner 468x60

BATURAJA, MRS – Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan inovatif. Desa Makarti Tama, Kecamatan Peninjauan, resmi mewakili Kabupaten OKU pada Lomba Desa Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026.

banner 336x280

Kedatangan Tim Penilai Provinsi Sumsel yang dipimpin Rika Aprilisna, S.T., M.Si. disambut langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten OKU Alva Elan, S.ST., M.PSDA, yang hadir mewakili Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd., Jumat (26/6/2026).

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa Lomba Desa bukan sekadar ajang kompetisi untuk menentukan juara, tetapi menjadi instrumen evaluasi terhadap kinerja pemerintah desa dalam menjalankan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat.

“Lomba Desa merupakan sarana untuk mengukur keberhasilan pembangunan desa sekaligus menggali berbagai inovasi yang lahir dari desa. Desa yang berprestasi diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya dalam membangun daerah,” ujar Alva Elan.

Menurutnya, terpilihnya Desa Makarti Tama sebagai wakil Kabupaten OKU merupakan hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), TP PKK, kader, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda hingga seluruh warga yang bergotong royong mempersiapkan desa menghadapi penilaian tingkat provinsi.

“Prestasi ini merupakan hasil kebersamaan. Keberhasilan sebuah desa tidak hanya ditentukan oleh kepala desa, tetapi lahir dari kekompakan seluruh masyarakat yang bersama-sama membangun desanya,” katanya.

Sekda juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten OKU untuk terus mempercepat pembangunan desa melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan kelembagaan desa, tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel, pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pemberdayaan UMKM, penguatan ketahanan pangan, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat.

Selain itu, transformasi digital desa menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah agar pelayanan publik semakin cepat, mudah, transparan, dan akuntabel tanpa meninggalkan nilai budaya lokal serta semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat desa.

Alva Elan berharap proses penilaian yang dilakukan Tim Provinsi menjadi momentum evaluasi sekaligus pembelajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan desa.

“Kami berharap Tim Penilai Provinsi dapat memberikan penilaian secara objektif, profesional, transparan, dan independen. Masukan yang diberikan tentu menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten OKU untuk menyempurnakan pembangunan desa ke depan,” ujarnya.

Ia optimistis Desa Makarti Tama mampu menampilkan seluruh potensi terbaik yang dimiliki serta mengharumkan nama Kabupaten OKU di tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

“Semoga Desa Makarti Tama mampu meraih hasil terbaik dan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, inovatif, dan sejahtera,” tutupnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed