PALEMBANG, MRS – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menegaskan komitmennya mempercepat transformasi digital bagi generasi muda melalui pembukaan Sultan Muda Fair 2026 yang mengusung tema “Cakap Digital, Cerdas Finansial, dan Siap Berkarya untuk Sumsel Maju” di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumsel, Senin (6/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumsel dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui peningkatan literasi keuangan, transformasi digital, serta perluasan akses pembiayaan bagi para pelaku usaha muda.
Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi sinergi antara OJK, Bank Indonesia (BI), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta berbagai mitra strategis yang selama ini konsisten membina para pelaku usaha muda melalui Program Sultan Muda Sumsel.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital yang berlangsung sangat cepat harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan daya saing usaha.
“Anak-anak muda kita harus adaptif dengan kecanggihan teknologi yang berkembang begitu cepat. Sebagai bentuk nyata akselerasi digital, hari ini diberikan bantuan 1.000 akun Canva Premium kepada para Sultan Muda agar produk mereka mampu bersaing, baik dari sisi visual maupun pemasaran,” ujar Herman Deru.
Ia mengungkapkan optimismenya terhadap perkembangan Program Sultan Muda setelah melihat langsung berbagai usaha yang dijalankan para peserta di lapangan.
Menurut Herman Deru, program tersebut tidak hanya melahirkan wirausaha muda baru, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja.
“Kemarin saya meninjau langsung. Bayangkan, baru dari tiga lini usaha Sultan Muda saja, mereka sudah mampu menyerap hingga 200 tenaga kerja. Ini luar biasa. Saya sangat optimistis Program Sultan Muda ini mampu mempercepat kemajuan bisnis para pengusaha muda kita,” katanya.
Ia berharap digitalisasi menjadi pintu masuk bagi para pelaku usaha muda untuk memperluas pemasaran, meningkatkan kualitas promosi produk, sekaligus memperkuat daya saing hingga mampu menembus pasar nasional maupun internasional.
Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto mengatakan Program Sultan Muda telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Berbagai produk unggulan binaan program tersebut kini berhasil menembus pasar ekspor, mulai dari produk turunan kelapa, rempah-rempah, hingga kuliner khas Sumatera Selatan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas usaha, OJK bersama para mitra menyerahkan 1.000 akun Canva Premium kepada peserta Sultan Muda sekaligus melakukan soft launching Kredit Sultan Muda.
“Program ini terbukti mampu mengantarkan para pengusaha muda naik kelas hingga melakukan ekspor ke pasar global. Untuk semakin memperkuat usaha mereka, hari ini kami memberikan dukungan digital berupa 1.000 akun Canva Premium serta melakukan soft launching Kredit Sultan Muda,” ujar Arifin.
Program Kredit Sultan Muda diharapkan menjadi solusi pembiayaan bagi para pelaku usaha muda agar lebih mudah mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan literasi keuangan sehingga mampu mengelola bisnis secara profesional, sehat, dan berkelanjutan.
Melalui Sultan Muda Fair 2026, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama OJK, Bank Indonesia, Komdigi, dan berbagai mitra strategis menegaskan komitmennya menjadikan generasi muda sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan kompetensi digital, perluasan akses pembiayaan, serta peningkatan daya saing UMKM menuju pasar global.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Adi Budiarso, Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital RI Alfreno Kautsar Ramadhan, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ratusan pelaku usaha muda yang tergabung dalam Program Sultan Muda Sumsel.


















