OKU SELATAN, MRS – Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) V kembali melanjutkan Reses Masa Sidang VI Tahap II Tahun Anggaran 2026 dengan menggelar pertemuan bersama masyarakat di Desa Tanjung Besar, Kecamatan Mekakau Ilir, Kabupaten OKU Selatan, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan reses tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda penyerapan aspirasi masyarakat yang dilaksanakan DPRD Sumsel di sejumlah wilayah Kabupaten OKU Selatan. Melalui dialog terbuka, para legislator menghimpun berbagai usulan dan kebutuhan masyarakat sebagai bahan penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
Reses dipimpin langsung Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Andie Dinialdie, S.E., M.M., didampingi Koordinator Reses Sri Mulyadi, S.E., M.Si., bersama anggota DPRD Sumsel Dapil V, yakni Isyana Lonitasari, S.H., At Thahirah Putri Lestari, S.E., Fathan Qoribi, S.T., Andri Fitriansyah, S.T., M.M., dan Mirza Gumay, S.IP.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi yang masih menjadi kebutuhan prioritas, mulai dari peningkatan infrastruktur jalan, pembangunan fasilitas pertanian, perbaikan jaringan irigasi, peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dukungan terhadap sektor UMKM dan pertanian.
Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak akan berhenti sebagai catatan kegiatan reses semata, melainkan akan dikaji dan diperjuangkan dalam pembahasan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan agar dapat menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah.
“Reses merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi representasi DPRD untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Seluruh aspirasi yang disampaikan akan kami inventarisasi, dikaji, dan diperjuangkan agar dapat menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah sesuai kewenangan pemerintah provinsi,” ujar Andie Dinialdie.
Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat sangat penting agar kebijakan pembangunan yang disusun benar-benar berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, bukan sekadar berdasarkan laporan administratif.
Ia menambahkan, DPRD Sumsel berkomitmen menjaga kesinambungan pembangunan melalui sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat sehingga setiap program yang dilaksanakan memiliki manfaat nyata.
“Kami ingin memastikan pembangunan yang dilakukan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, masukan yang disampaikan dalam reses menjadi bahan penting dalam proses penyusunan kebijakan maupun penganggaran,” katanya.
Andie juga mengajak masyarakat untuk terus aktif memberikan masukan dan mengawal pelaksanaan program pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.
Aspirasi Infrastruktur Masih Mendominasi
Dalam dialog tersebut, persoalan infrastruktur masih menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat.
Warga berharap pemerintah dapat mempercepat peningkatan kualitas jalan penghubung antardesa, pembangunan drainase, jembatan, serta fasilitas penunjang pertanian guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain infrastruktur, masyarakat juga mengusulkan peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, bantuan pertanian, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemerintah.
Seluruh aspirasi tersebut diterima langsung oleh pimpinan dan anggota DPRD Sumsel Dapil V untuk selanjutnya disusun sebagai bahan pokok pikiran DPRD.
Wujud Komitmen DPRD Mendekatkan Pelayanan kepada Masyarakat
Pelaksanaan Reses Masa Sidang VI Tahap II DPRD Provinsi Sumatera Selatan berlangsung pada 3–10 Juli 2026 dengan delapan titik pertemuan di sejumlah wilayah Kabupaten OKU Selatan.
Kegiatan tersebut diikuti Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie bersama anggota DPRD Dapil V, yakni Sri Mulyadi, Isyana Lonitasari, At Thahirah Putri Lestari, Fathan Qoribi, Andri Fitriansyah, dan Mirza Gumay.
Melalui agenda reses tersebut, DPRD Sumsel berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat sehingga arah pembangunan daerah benar-benar berpihak pada kebutuhan rakyat.

















