Herman Deru Resmikan SMA Negeri Ketapat Bening, Tegaskan Pendidikan Adalah Investasi Terbesar Bangsa

banner 468x60

MURATARA, MRS – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi terbesar untuk membangun masa depan bangsa saat meresmikan SMA Negeri Ketapat Bening di Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (15/7/2026).

banner 336x280

Peresmian sekolah tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menghadirkan pemerataan akses pendidikan hingga ke wilayah terdepan dan terpencil, sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh dipandang sebagai beban biaya, melainkan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan generasi bangsa.

“Kalau bicara pendidikan, kita tidak bicara biaya. Jangankan pemerintah, orang tua pun rela menjual hartanya demi anak bisa bersekolah. Karena itu, pendidikan harus ditempatkan pada kasta tertinggi dalam kehidupan. Di dalamnya ada ilmu agama, akhlak, dan ilmu pengetahuan,” tegas Herman Deru.

Menurutnya, pendidikan merupakan instrumen paling efektif dalam memutus rantai kemiskinan dan kebodohan. Karena itu, pemerintah akan terus memberikan perhatian serius terhadap sektor pendidikan.

Guru Memiliki Peran Mulia

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru juga mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati profesi guru yang dinilainya sebagai fondasi lahirnya seluruh profesi di dunia.

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada perbedaan perlakuan terhadap guru karena seluruh tenaga pendidik memiliki peran yang sama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Saya selalu mengingatkan agar kita tidak membeda-bedakan guru. Semua guru memiliki andil yang sama dalam mencerdaskan anak bangsa. Guru harus ditempatkan pada posisi yang istimewa, karena tidak ada profesi apa pun yang lahir tanpa jasa seorang guru,” ujarnya.

Sekolah di Pelosok Harus Berkualitas

Herman Deru menekankan bahwa kualitas pendidikan di Sumatera Selatan harus merata tanpa membedakan sekolah di kota maupun di pelosok.

Karena itu, dirinya sengaja hadir langsung di Ketapat Bening sebagai bentuk perhatian terhadap pemerataan layanan pendidikan.

“Saya sengaja datang ke sini karena begitu pentingnya pendidikan. Walaupun sekolah ini jauh dari ibu kota provinsi, pelayanannya harus istimewa. Jadikan SMA Negeri Ketapat Bening sebagai ikon pendidikan Muratara dan contoh bagi sekolah-sekolah di daerah terjauh di Sumsel,” katanya.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat ikut menjaga kualitas pendidikan sehingga SMA Negeri Ketapat Bening mampu menjadi sekolah percontohan di wilayah perbatasan Sumatera Selatan.

Bangun Mental Generasi Muda

Selain pembangunan fisik sekolah, Herman Deru juga menyoroti pentingnya pembangunan karakter generasi muda.

Menurutnya, rasa minder harus dihilangkan agar anak-anak Sumsel memiliki keberanian, kepercayaan diri, dan daya saing tinggi.

“Yang paling saya khawatirkan adalah rasa minder pada anak-anak muda. Karakter seperti itu harus dihilangkan. Keberanian harus dibangun di atas dasar ilmu pengetahuan, bukan semata-mata orientasi materi,” ungkapnya.

Pemkab Muratara Sambut Positif

Wakil Bupati Musi Rawas Utara Junius Wahyudi mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap pembangunan sektor pendidikan di daerahnya.

Ia optimistis kehadiran SMA Negeri Ketapat Bening akan meningkatkan kualitas SDM sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur. Dengan adanya sekolah ini, kami optimistis kualitas SDM di Muratara akan semakin meningkat,” ujarnya.

Didukung Program CSR

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Hj. Mondyaboni menyebut peresmian SMA Negeri Ketapat Bening menjadi sejarah baru bagi dunia pendidikan di Kabupaten Musi Rawas Utara.

Menurutnya, pembangunan sekolah tersebut merupakan implementasi visi “Sumsel Maju Terus untuk Semua” melalui pemerataan akses pendidikan berkualitas.

Di sisi lain, Rodia mengungkapkan bahwa pembangunan SMA Negeri Ketapat Bening mendapat dukungan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

Ia berharap semakin banyak dunia usaha yang berkontribusi terhadap pembangunan sektor pendidikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di berbagai daerah.

“Kami berharap semakin banyak perusahaan yang peduli dan mendukung pembangunan sektor pendidikan di Sumsel, sehingga semakin banyak daerah yang merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *