Era Digital Kian Kompleks, AMKI Mantapkan Komitmen Bersama Dewan Pers

Nasional, News786 Dilihat
banner 468x60

Jakarta, MRS – Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem media yang sehat di era digital. Jumat (12/9/2025), jajaran pengurus AMKI Pusat menggelar audiensi dengan Dewan Pers di kantor pusatnya, Jalan Kebon Sirih, Jakarta.

Audiensi ini dipimpin langsung Ketua Umum AMKI Pusat, Tundra Meliala, didampingi jajaran pengurus inti: Sekretaris Jenderal Dadang Rachmat, Bendahara Umum Umi Sjarifah, Ketua Bidang Hubungan Internasional Budi Nugraha, Ketua Bidang Hukum Rukmana, serta dua pengurus bidang humas, Simon Leo Siahaan dan Rendi Herdiana.

banner 336x280

Kehadiran mereka disambut hangat oleh Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto, bersama Tenaga Ahli Dewan Pers, Sudrajat. Pertemuan berlangsung cair, penuh keakraban, dan diwarnai diskusi terbuka tentang arah perkembangan media di tengah derasnya arus digitalisasi.

whatsapp image 2025 09 12 at 14.12.15 475e82bf

Dalam pemaparannya, Tundra Meliala menegaskan bahwa AMKI lahir untuk menjadi rumah besar bagi media lintas platform.

🗨️ “Konvergensi adalah keniscayaan. Media tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus berkolaborasi dan tetap menjunjung profesionalisme,” ujarnya menegaskan.

Ia menambahkan, sinergi dengan Dewan Pers menjadi langkah penting agar transformasi media konvergensi lebih terarah.

🗨️ “Sinergi dengan Dewan Pers menjadi langkah penting agar transformasi media konvergensi lebih bermanfaat bagi publik,” lanjutnya.

AMKI berharap kerja sama ini dapat memperkuat peran media dalam menjaga kualitas informasi di ruang publik sekaligus mengokohkan posisi pers sebagai pilar demokrasi. Dengan demikian, ekosistem pers nasional diharapkan mampu menghadapi tantangan global sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat modern.

Refleksi Editorial

Hadirnya AMKI menjadi simbol peralihan generasi media: dari era konvensional yang berakar kuat pada tradisi, menuju dunia digital yang menuntut kecepatan dan kolaborasi. Jika jembatan ini dapat dijaga, maka media Indonesia bukan hanya sekadar bertahan, tetapi juga tumbuh sebagai kekuatan informasi yang kredibel, adaptif, dan tetap berakar pada nilai-nilai jurnalistik.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *