PALEMBANG, MRS – Suara deklik kamera berpadu dengan semangat muda terasa kuat di Gedung UPT Bahasa Universitas Sriwijaya (Unsri), Bukit Besar Palembang, Sabtu (1/11/2025). Di ruangan itu, ratusan mahasiswa dan pecinta alam berkumpul, bukan sekadar untuk belajar memotret, tapi untuk menemukan makna baru di balik hobi yang bisa tumbuh menjadi profesi.
Mahasiswa Sosial Politik Pecinta Alam (Masopala) Unsri menggelar seminar bertajuk “Fotografi Alam Bebas: Dari Hobi Menjadi Profesi” sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengeksplorasi dunia fotografi alam dan peluang karier yang terkandung di dalamnya.
Ketua Panitia, Alex, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami teknik fotografi, tetapi juga memiliki pandangan luas tentang potensi ekonomi dan karier di bidang kreatif.
“Banyak fotografer profesional lahir dari hobi sederhana. Melalui seminar ini, kami ingin menunjukkan bahwa dengan kemauan belajar dan kerja keras, hobi bisa menjadi profesi yang menghidupi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Masopala Unsri, Zaki Fadhil, menilai fotografi alam bukan sekadar kegiatan estetika, melainkan juga bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
“Mencintai alam tidak selalu harus mendaki gunung atau menjelajah hutan. Mengabadikan keindahan alam lewat lensa juga adalah bentuk cinta dan pelestarian,” ungkapnya.
Menambah bobot acara, Aries Inbazh, fotografer profesional yang dikenal aktif di dunia fotografi alam bebas, hadir sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya konsistensi, karakter, dan kejujuran visual dalam setiap karya.
“Menjadi fotografer bukan hanya soal kamera canggih atau teknik. Ini soal karakter dan ketulusan dalam menangkap keindahan. Idealnya, karya harus berbicara tanpa banyak kata,” tutur Aries.
Seminar ini juga menghadirkan sesi diskusi interaktif dan berbagi pengalaman. Salah satu peserta, Faizah Misrina, mahasiswa FISIP Unsri, mengaku mendapat banyak inspirasi baru.
“Saya sudah lama suka memotret pemandangan, tapi baru sadar kalau fotografi bisa dijadikan karier yang nyata. Seminar ini benar-benar membuka wawasan saya,” katanya antusias.
Menutup kegiatan, Masopala Unsri mengumumkan rencana tindak lanjut berupa pelatihan praktik fotografi alam terbuka bersama fotografer profesional. Kegiatan lanjutan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara akademisi, kreativitas, dan pelestarian alam—sekaligus menegaskan pesan utama: dari alam, belajar; lewat lensa, berkarya.


















