“Saya Mengajar 33 Tahun…” Penyesalan Dosen Viral Usai Ludahi Kasir, Karier Terancam Hancur

Daerah, News578 Dilihat
banner 468x60

Makassar – Sebuah video berdurasi singkat mengubah perjalanan hidup seorang dosen dalam sekejap. Aksi tak terpuji berupa meludahi kasir swalayan yang terekam kamera dan viral di media sosial kini membuat karier akademik 33 tahun terancam runtuh.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah swalayan di Kota Makassar. Dalam video yang beredar luas, dosen berinisial AS terlihat meluapkan emosi kepada kasir perempuan setelah terjadi cekcok di area antrean pembayaran. Insiden itu sontak memicu kemarahan publik dan menuai kecaman luas dari warganet.

banner 336x280

Belakangan, AS akhirnya buka suara. Dengan nada penuh penyesalan, ia mengaku khawatir masa depan dan reputasinya sebagai pendidik hancur akibat peristiwa tersebut. Ia menyebut emosi sesaat telah membuatnya kehilangan kendali, sesuatu yang sangat ia sesali setelah videonya menyebar luas.

“Saya sudah 33 tahun mengajar. Saya tidak pernah membayangkan kejadian seperti ini bisa menghancurkan semuanya,” ungkapnya.

Namun penyesalan itu tidak serta-merta menghentikan proses hukum. Korban yang merupakan kasir swalayan telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Aparat kini mendalami kasus dengan memeriksa saksi dan rekaman CCTV yang menjadi bukti utama.

Dampak insiden ini juga merembet ke dunia akademik. Pihak kampus tempat AS mengajar menyatakan keprihatinan dan mengecam keras tindakan tersebut, menegaskan bahwa perilaku arogan tidak mencerminkan nilai-nilai seorang pendidik dan institusi pendidikan.

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa sikap dan perilaku di ruang publik kini tak lepas dari sorotan kamera dan media sosial. Satu momen emosional dapat berujung konsekuensi panjang, baik secara hukum maupun reputasi.

Publik pun menanti langkah tegas aparat dan institusi terkait, sembari berharap kasus ini menjadi pelajaran penting tentang etika, pengendalian diri, dan tanggung jawab moral seorang figur publik.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *