Api Mengamuk di Baturaja! Toko Material Ludes, Warga Soroti Respons Damkar yang Dinilai Terlambat

News537 Dilihat
banner 468x60

Baturaja, MRS – Peristiwa kebakaran hebat mengguncang wilayah Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Minggu malam (19/4/2026). Sebuah toko material bangunan dilaporkan hangus dilalap si jago merah dalam waktu singkat, memicu kepanikan warga sekitar.

Api pertama kali terlihat sekitar pukul 19.30 WIB dan dengan cepat membesar. Diduga kuat, banyaknya bahan mudah terbakar seperti cat, kayu, dan material bangunan lainnya membuat kobaran api sulit dikendalikan sejak awal.

banner 336x280

Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual sebelum petugas datang. Namun, besarnya api membuat usaha tersebut tidak membuahkan hasil. Dalam hitungan jam, bangunan ruko yang terdiri dari beberapa pintu itu pun ludes tanpa sisa.

Petugas pemadam kebakaran akhirnya tiba di lokasi dan langsung berjibaku memadamkan api. Sejumlah unit armada dikerahkan untuk mengendalikan kobaran yang terus membesar. Proses pemadaman berlangsung hingga lebih dari dua jam, sebelum api berhasil dijinakkan sepenuhnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Namun di balik kejadian tersebut, muncul sorotan tajam dari warga. Respons petugas pemadam kebakaran dinilai lambat, sehingga api terlanjur membesar dan menghanguskan seluruh bangunan.

“Kalau dari awal cepat ditangani, mungkin tidak separah ini,” ujar salah satu warga di lokasi kejadian.

Kritik ini menjadi catatan penting bagi instansi terkait, mengingat kecepatan respons menjadi faktor krusial dalam penanganan kebakaran, terutama di kawasan padat dan penuh material mudah terbakar.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, serta pentingnya sistem penanganan darurat yang sigap dan responsif di daerah.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *