PALEMBANG, MRS – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Palang Merah Remaja (PMR) menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kemanusiaan di kalangan generasi muda. Ketua PMI Sumatera Selatan (Sumsel), Feby Herman Deru, mendorong lahirnya generasi penolong sesama yang memiliki kepedulian sosial tinggi dan siap hadir membantu masyarakat dalam berbagai situasi.

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel peringatan HUT ke-76 PMR yang dirangkaikan dengan simulasi Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di SMAN 13 Palembang, Sabtu (6/6/2026).
Dalam amanatnya, Feby Herman Deru menegaskan bahwa PMR bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler sekolah, melainkan wadah pembinaan karakter yang membentuk generasi muda berjiwa kemanusiaan, disiplin, peduli, dan tanggap terhadap kondisi sosial di sekitarnya.
“PMR telah mengalami banyak perkembangan dan transformasi. Organisasi ini menjadi tempat lahirnya generasi muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama melalui implementasi Tri Bakti PMR,” ujar Feby.
Ia menjelaskan, semangat kemanusiaan yang menjadi dasar lahirnya PMR harus terus ditanamkan kepada generasi muda sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan yang semakin kompleks. Menurutnya, membantu sesama tidak harus menunggu menjadi orang besar, tetapi dapat dimulai dari tindakan sederhana yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
Feby juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan anggota PMR dalam mendukung berbagai misi kemanusiaan, termasuk saat terjadi bencana alam, kecelakaan, maupun kondisi darurat lainnya.
“Jadilah generasi yang selalu hadir saat masyarakat membutuhkan. Teruslah menebar kebaikan dan menjadikan nilai kemanusiaan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Peringatan HUT PMR ke-76 semakin semarak dengan simulasi P3K yang diperagakan para anggota PMR. Dalam simulasi tersebut, para relawan muda menunjukkan keterampilan dan kesiapan mereka dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan secara cepat dan tepat.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan aksi penanaman bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan serta komitmen membangun generasi yang tidak hanya peduli kepada sesama manusia, tetapi juga terhadap kelestarian alam.
Sementara itu, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Muhammad Adil, menyampaikan apresiasi atas peran PMI dan PMR dalam menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan. Ia berharap kolaborasi yang terjalin selama ini dapat terus diperkuat demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Di usia ke-76 tahun, PMR diharapkan terus menjadi wadah lahirnya generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian tinggi. Dengan bekal nilai-nilai kemanusiaan yang kuat, para anggota PMR diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.



















