Ribuan Warga & Emak-Emak Kepung DPRD Sumsel, Minta Program Makan Bergizi Gratis Jangan Dihentikan

News279 Dilihat
banner 468x60

PALEMBANG, MRS – Gelombang dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggema di Kota Palembang. Ribuan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) memadati halaman Gedung DPRD Sumsel, Senin (23/6/2026), untuk menyuarakan satu tuntutan utama: Program MBG harus terus dilanjutkan.

banner 336x280

Aksi yang didominasi kaum ibu atau emak-emak tersebut berlangsung tertib namun penuh semangat. Mereka membawa berbagai spanduk dan poster berisi dukungan terhadap program yang selama ini dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan keluarga berpenghasilan rendah.

Teriakan “MBG lanjutkan!” dan “Anak-anak sekolah layak mendapatkan makanan bergizi gratis!” berkali-kali menggema di depan gedung wakil rakyat.

Rika Damayanti, salah satu pekerja Dapur MBG di Kota Palembang, mengaku program tersebut telah membantu meningkatkan perekonomian keluarganya. Selain memberikan manfaat bagi penerima program, MBG juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

“Program ini sangat bagus. Kami bisa bekerja, membantu ekonomi keluarga, dan anak-anak juga mendapat makanan bergizi. Kami berharap MBG terus dilanjutkan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Sefriana, pekerja Dapur MBG di Kota Prabumulih. Menurutnya, keberadaan program tersebut membuat banyak ibu rumah tangga memiliki aktivitas produktif sekaligus memperoleh tambahan penghasilan.

“Dulu hanya di rumah, sekarang bisa ikut bekerja di dapur MBG. Banyak manfaatnya bagi kami. Karena itu kami berharap program ini tetap berjalan,” katanya.

Tak hanya memberikan dampak sosial, Program MBG juga dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal. Pelaku UMKM, petani, peternak, hingga pemasok bahan pangan ikut merasakan manfaat dari meningkatnya aktivitas ekonomi yang tercipta melalui rantai pasok program tersebut.

Koordinator aksi, Arifin Kalender, mengatakan Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis nasional yang manfaatnya telah dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Program ini tidak hanya membantu pemenuhan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga menghidupkan ekonomi masyarakat. Mulai dari petani, peternak, UMKM, hingga tenaga kerja lokal ikut merasakan manfaatnya,” tegas Arifin dalam orasinya.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan tiga tuntutan utama. Pertama, mendukung penuh keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis. Kedua, menolak segala bentuk upaya yang dapat menghambat pelaksanaan program tersebut. Ketiga, meminta pengawasan ketat agar pelaksanaannya bebas dari praktik korupsi, mark up anggaran, maupun penyimpangan lainnya.

Menurut Arifin, keberlanjutan MBG sangat penting dalam mendukung peningkatan kualitas gizi generasi muda Indonesia.

“Program ini harus berjalan bersih, transparan, tepat sasaran, dan bebas korupsi. Karena manfaatnya sangat besar bagi masa depan anak-anak Indonesia,” ujarnya.

Aspirasi massa kemudian diterima langsung oleh anggota DPRD Sumsel, Abdullah Taufik. Dalam dialog bersama peserta aksi, ia menyatakan DPRD Sumsel akan menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kami menerima dan menghargai aspirasi masyarakat. Seluruh tuntutan yang disampaikan akan kami teruskan kepada pihak terkait, termasuk kepada pemerintah pusat sesuai kewenangan yang ada,” kata Abdullah Taufik.

Ia menegaskan DPRD Sumsel selalu terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat sebagai bagian dari proses demokrasi yang sehat.

Setelah menyerahkan surat pernyataan sikap dan melakukan dialog dengan perwakilan DPRD Sumsel, ribuan massa membubarkan diri secara tertib dengan harapan Program Makan Bergizi Gratis tetap menjadi bagian dari upaya membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *