BATURAJA, MRS – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) kembali menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran melalui program pelatihan keterampilan yang langsung terintegrasi dengan penempatan kerja.
Sebanyak 21 peserta pelatihan dari LKP Inspiratif Fashion resmi diberangkatkan untuk bekerja di tiga perusahaan garmen mitra di Semarang, Jawa Tengah. Pelepasan peserta dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten OKU, Alva Elan, mewakili Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKU, Kamis (25/6/2026).
Program tersebut menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Kabupaten OKU dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah melalui Sekda OKU Alva Elan mengatakan para peserta telah mendapatkan pelatihan intensif selama tiga bulan yang mencakup keterampilan menjahit, pembuatan pola, hingga manajemen produksi sesuai kebutuhan industri.
“Lulusan LKP Inspiratif Fashion bukan hanya mampu menjahit, tetapi juga siap terjun ke dunia kerja. Dengan penempatan ke Semarang, mereka memperoleh kepastian kerja, pengalaman industri, dan penghasilan yang dapat membantu perekonomian keluarga. Ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran,” ujarnya.
Menurut Alva Elan, program ini merupakan bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang terus didorong Pemerintah Kabupaten OKU melalui kolaborasi dengan lembaga pelatihan dan dunia usaha.
Ia menegaskan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan mitra akan terus diperluas ke berbagai sektor industri lainnya agar semakin banyak masyarakat OKU memperoleh kesempatan kerja.
“Kami terus melakukan jemput bola melalui kerja sama dengan berbagai lembaga pelatihan. Masyarakat yang ingin bekerja akan kami fasilitasi melalui pelatihan sekaligus penempatan kerja. Tujuan akhirnya adalah menciptakan OKU yang produktif dan bebas dari pengangguran,” tegasnya.
Pemkab OKU bahkan menargetkan jumlah lulusan lembaga kursus dan pelatihan di wilayah tersebut mencapai 1.000 orang sepanjang tahun 2026 sebagai bagian dari program peningkatan kualitas tenaga kerja daerah.
Sementara itu, Pimpinan LKP Inspiratif Fashion, Inti Fitasari, mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kabupaten OKU yang selama ini aktif mendampingi dan mendorong keberlanjutan program pelatihan kerja tersebut.
Ia menjelaskan materi pelatihan tidak hanya berfokus pada keterampilan menjahit dan desain busana, tetapi juga mencakup kewirausahaan serta penguatan soft skills yang menjadi kebutuhan penting dalam dunia kerja modern.
“Kami terus membangun kemitraan dengan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja terampil. Hari ini sebanyak 21 peserta diberangkatkan dan ditempatkan di tiga perusahaan berbeda. Kami siap menjadi jembatan antara dunia usaha dan putra-putri terbaik OKU yang ingin bekerja,” katanya.
Para peserta mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan melalui program tersebut. Mereka berharap keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan taraf hidup sekaligus membantu perekonomian keluarga.
Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten, siap pakai, dan mampu bersaing di dunia industri.
Melalui program serupa yang terus diperluas, Pemerintah Kabupaten OKU optimistis mampu menurunkan angka pengangguran, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing sumber daya manusia daerah di masa mendatang.

















