BATURAJA, MRS – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd., mengajak seluruh masyarakat membudayakan konsumsi ikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi keluarga, mempercepat penurunan angka stunting, sekaligus menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati saat membuka Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kabupaten OKU Tahun 2026 yang digelar di Gedung Kesenian Baturaja, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang terus didorong Pemerintah Kabupaten OKU sebagai strategi meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dalam sambutannya, Teddy Meilwansyah menegaskan bahwa ikan merupakan salah satu sumber protein hewani terbaik karena mengandung omega-3, vitamin, dan berbagai mineral penting yang sangat dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang anak, terutama pada masa 1.000 hari pertama kehidupan.
Menurutnya, membiasakan masyarakat mengonsumsi ikan secara rutin merupakan langkah sederhana namun memiliki dampak besar dalam menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Budaya gemar makan ikan harus terus ditanamkan di tengah masyarakat karena manfaatnya sangat besar bagi kesehatan dan perkembangan kecerdasan anak. Konsumsi ikan secara rutin menjadi salah satu langkah efektif dalam mencegah stunting dan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, serta produktif,” ujar Teddy Meilwansyah.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten OKU terus menggalakkan kampanye Gemarikan melalui berbagai kegiatan edukasi, sosialisasi, hingga lomba kreativitas olahan ikan agar masyarakat semakin tertarik menjadikan ikan sebagai menu harian keluarga.
Selain meningkatkan kualitas gizi masyarakat, gerakan tersebut juga diyakini mampu memberikan dampak ekonomi dengan mendorong peningkatan konsumsi hasil perikanan lokal sehingga membuka peluang usaha bagi para nelayan, pembudidaya ikan, maupun pelaku UMKM olahan perikanan di Kabupaten OKU.
Pemerintah Kabupaten OKU berharap gerakan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi budaya baru di tengah masyarakat sehingga konsumsi ikan terus meningkat dari waktu ke waktu.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat mengonsumsi ikan, diharapkan angka stunting dapat ditekan secara signifikan dan Kabupaten OKU mampu melahirkan generasi yang lebih sehat, cerdas, produktif, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045.













